Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:637 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:1065 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:934 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Pemerintahan

Bupati Bersama DPRD Tandatangani Nota KUAPBD Dan PPAS Tahun 2015

Rabu, 29 Oktober 2014 01:18 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUAPBD) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2015.

Menyusul ditandatanganinya KUAPBD tersebut Mardani berharap, dokumen KUA PPAS itu bisa menjadi pedoman bagi jajaran  pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai acuan pembahasan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2015.    

“Dengan KUPBD ini artinya pemerintah daerah sudah mempunyai arah rancangan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan tahun depan,” kata Mardani H Maming usai penandatanganan nota kesepakan tersebut.   

Penetapan KUAPBD tahun 2015, jelas bupati, merupakan amanat dari Undang-Undang nomor :25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang setiap pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menyusun KUAPBD pada masing-masing daerah.

Penyusun KUAPBD sendiri, tambah bupati, pada dasarnya merupakan salah satu tahapan dari proses penyusunan APBD Tanah Bumbu  Tahun 2015. KUAPBD ini disusun sebagai pedoman dalam menentukan arah kebijakan anggaran dalam kurun waktu satu tahun.

“Isi dari KUAPBD adalah memuat kerangka ekonomi makro daerah, asumsi-asumsi yang mendasari penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, dan kebijakan pembiayaan daerah,” katanya.  

Berdasarkan KUAPBD tersebut pendapatan sebesar Rp.1,295.333.685.833.00. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.104.024.882.012.00, dana perimbangan Rp.816.700.362.035.00, dan pendapatan daerah lainya yang sah Rp.374.608.441.786.00.

Sedangkan belanja sebesar Rp.1.579.993.104.200.69. Berasal dari belanja tidak langsung sebesar Rp.649.505.717.506.00 dan  belanja langsung  sebesar Rp.930.487.386.694.69.

Dari pendapatan dan belanja tersebut pemerintah daerah mengalami defisit sebesar Rp.284.659.418.367.69. Namun hal ini tertutupi dengan adanya penerimaan pembiayaan daerah lainya sebesar Rp. 284.659.418.367.69.

Pada hari yang sama, Rapat paripurna DPRD dalam rangka penandatanganan nota kesepakan KUAPBD dan PPAS tahun anggaran 2015 kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian enam raperda tahun 2014.

Ke enam raperda tersebut antara lain Raperda tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga, Raperda tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor : 1 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum, dan Raperda tentang retribusi perpanjangan ijin memperkerjakan tenaga kerja asing.

Ditambah lagi dengan Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor: 17 tahun 2007 tentang pembentukan, kedudukan, tugas pokok, dan sususan organisai lembaga teknis daerah, Raperda tentang perubahan ketiga atas Perda nomor: 14 tahun 2007 tentang pembentukan, kedudukan, tugas pokok, dan susunan organisasi sekretariat daerah dan sekretariat DPRD, serta Raperda tentang retribusi Rumah Potong Hewan (RPH).

Ke enam Raperda tersebut, diharapkan  dapat menjadi bahan acuan pembahasan lebih lanjut bagi DPRD. Sehingga setelah ditetapkan menjadi sebuah Perda, produk hukum tersebut menjadi dasar kuat pelaksanaan program pembangunan yang lebih baik di masyarakat.       

Seperti adanya Raperda tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga. Raperda tersebut diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pengelolan retribusi daerah.

Tentunya retribusi tersebut akan diberlakukan bagi siapa saja baik pribadi maupun badan hukum yang menyediakan sarana rekreasi dan olahraga bagi masyarakat.

Demikian pula dengan adanya Raperda tentang retribusi RPH. Raperda ini diharapkan kedepanya menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah daerah untuk menaungi keberadaan RPH yang saat ini mulai banyak di manfaatkan masyarakat.

“Sama halnya dengan tujuan pengusulan Raperda yang lain. Harapan kami, pihak DPRD dapat menyetujui ke enam raperda tersebut untuk dijadikan Perda sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan yang lebih baik di masa yang akan datang,” tegas bupati. (humas)

 

Lewat Sistem eMonev Pemkab Pantau Program SKPD

Senin, 20 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Lewat sistem monitoring dan evaluasi berbasis internet (eMonev) Pemkab Tanbu, Mardani H. Maming terus memantau perkembangan realisasi penyerapan anggaran pembangunan daerah.

Melalui sistem ini se-jumlah penyerapan anggaran di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk realisasi program pembangunan daerah yang selama ini  dilaksanakan hingga setiap akhir triwulan dapat diketahui oleh Pemkab Tanbu.

Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs. Said Akhmad, MM selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, pada saat apel gabungan dihalaman kantor Gunung Tinggi, kemarin mengatakan kepada seluruh pejabat yang bertanggung jawab terhadap data eMonev triwulan agar secepatnya dimasukkan. Dan untuk SKPD yang belum memasukkan data eMonev dari triwulan sebelumnya, pejabat yang bertanggung jawab saya minta untuk dipindahkan.

“Sesuai arahan khusus dari Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming ia diminta untuk menegaskan kepada pimpinan SKPD agar lebih fokus dan serius lagi dalam melaksanakan program kegiatan yang ada di masing-masing SKPD. Hal ini mengingat hingga tri wulan ke empat atau terakhir tahun 2014 ini masih ada SKPD yang belum mampu merealisasikan kegiatannya sesuai perencanaan yang dibuat.” Ungkap Sekda.

Ia juga menambahkan untuk secara berkala dan serius Bupati senantiasa memantau perkembangan serapan anggaran di semua SKPD dari tri wulan pertama hingga bulan ke dua (Oktober) di tri wulan ke empat tahun 2014 ini. Sehingga dengan begitu, sangat wajar kalau Bupati mengetahui persis perkembangan serapan anggaran di tahun 2014 ini. Jelasnya.

"Arahan dari pak Bupati itu harus kita maknai bersama sebagai sebuah semangat untuk bersama-sama membangun daerah. Semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Tanah Bumbu". Tutur Sekda.

Melalui sistem eMonev, laporan hasil penyerapan anggaran pembangunan  daerah hakekatnya jadi lebih transparan dan lebih mudah dilakukan oleh masing-masing petugas di SKPD demi tercapainya target program pembangunan daerah hingga akhir tahun.

Sayangnya saat ini masih ada sejumlah SKPD yang belum tuntas melaporkan realisasi penyerapan anggaran program pembangunannya melalui sistem eMonev tersebut.

Sekda berharap, sesuai tahapan sistem eMonev target pembangunan daerah tahun 2014 pada triwulan pertama setidaknya sudah mencapai 25%, triwulan kedua 50%, dan triwulan ketiga sebesar 75%, sehingga pada saat memasuki akhir tahun tepatnya di akhir triwulan ke empat target pembangunan daerah bisa mencapai 100%.

“Masing-masing SKPD diharapkan lebih proaktif untuk menginput data realisasi penyerapan anggarannya melalui sistem eMonev tersebut demi mendorong tercapainya target pembangunan yang berlangsung dimasyarakat.” Harap Sekda.

Dengan begitu data-data hasil pembangunan yang sudah masuk ke sistem eMonev baik itu yang berupa realisasi kinerja fisik, kinerja keuangan, dan capaian target kinerja masing-masing SKPD setiap akhir triwulan menjadi lebih mudah terpantau untuk dievaluasi. Pungkasnya.

Dalam hal ini, Pemkab Tanbu  melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menambahkan, “demi memperlancar pengoperasian sistem eMonev, sebelumnya juga sudah melakukan kerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk  menggelar sosialisasi sistem penggunaan eMonev terhadap sejumlah pegawai SKPD yang bertugas sebagai operator eMonev.” Kata Pemkab.

“Pegawai tersebut secara khusus telah diminta menangani penginputan data-data laporan hasil realisasi penyerapan anggaran pembangunan daerah melalui  sistem eMonev di setiap SKPD-nya masing-masing.” Pungkasnya.

 

Tanbu Peringati Hari Wafatnya Pangeran Antasari

Rabu, 15 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Pemkab Tanbu memperingati hari wafatnya Pangeran Antasari yang ke-152 yang jatuh pada hari sabtu, (11/10) lalu.

Pada acara yang dilaksanakan di halaman depan Kantor Bupati Tanah Bumbu saat Apel pagi, Senin (13/10) kemarin, Pemkab Tanbu dalam sambutannya yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, Drs. Said Akhmad, MM mengatakan, dalam suasana peringatan yang penuh keharuan ini, mari kita sejenak menundukkan kepala untuk berdo’a, semoga arwah Pangeran Antasari dan seluruh pahlawan pejuang bangsa yang mendahului kita, memperoleh rahmat dan tempat sebaik-baiknya di sisi Allah SWT.

Pada peringatan yang bertemakan “Kita Jadikan Peringatan Ke-152 Tahun Wafatnya Pangeran Antasari Sebagai Momentum Menyatukan Tekad dan Kebersamaan Dalam Membangun Banua Kelaimantan Selatan”, Pemkab Tanbu melalui Sekda juga menceritakan sedikit riwayat hidup Pengeran Antasari yang mempuyai semboyan “Haram Manyarah, Waja Sampai Saputing”.

“Pangeran Antasari adalah salah seorang pejuang dan pahlawan nasional yang berasal dari daerah ini. Beliau punya semboyan “Haram Manyarah, Waja Sampai Saputing” yang artinya bahwa beliau tak pernah mau menyerah kepada musuh, tak tergoyahkan, dan ulet sampai akhir. Tidak ada kata kompromi dan menyerah kepada penjajah yang menginjak-injak kedaulatan bangsa.” Katanya.

“Kepemimpinan Pangeran Antasari, selain berani dan mampu mempersatukan, juga teladan dalam kehidupan keagamaan, karena itu pula, beliau oleh para alim ulama dinobatkan menjadi Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin, Pemimpin Tertinggi Agama dan wafat pada 11 Oktober 1862.
Berdasarkan jasa dan perjuangannya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor 06/TK/1886, menetapkan beliau sebagai Pahlawan Nasional.” Pungkas Sekda.

Selanjutnya ia juga menghimbau kepada seluruh peserta Apel dan segenap masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu agar momentum peringatan kali ini hendaknya dapat memetik hikmah dan pelajaran sebagai upaya penyegaran kembali ingatan rakyat Kalimantan Selatan, terutama terhadap sifat-sifat patriotis, semangat kegotong-royongan dan nasionalisme.

“Melalui peringatan ini pula, marilah kita aktualisasikan semangat ini, untuk senantias memacu dan menggerakkan kemajuan daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kita yang berada di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu ini.” Tutupnya

 

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kajari di Kediamannya

Senin, 06 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka menggelar acara “Pisah Sambut Kajari” yang dilaksanakan pada hari kamis (2/10), bertempat dikediaman Bupati Tanah Bumbu, Jalan Manggis Desa Batulicin.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming dalam sambutannya  menyampaikan ucapan terima kasih kepada H Ponco yang sudah membimbing dan memberi masukan hukum ke Pemkab Tanah Bumbu.

"Terima kasih kepada H. Ponco Hartanto, SH atas kerjasamanya selama ini yang telah ikut menyumbangkan pemikirannya dalam bidang hukum di Kabupaten Tanah Bumbu”, ucap Bupati.

Menanggapi ucapan Bupati Tanah Bumbu, H Ponco mengatakan dirinya akan pindah tugas sebagai Asisten Kasi Datun di Kejaksaan Tinggi Banjarmasin Kalsel. "Saya pribadi sangat berterima kasih pada Bupati sekeluarga, yang selalu mengajak berbuat baik pada sesame”, ungkapnya.

Acara pisah Sambut yang digelar Bupati ini dihadiri oleh unsur FKPD, Polres, Dandim, Ketua PN, Kajari, Ketua DPRD, Kepala BPN dan pimpinan SKPD Tanbu serta undangan lainnya. Acara diakhiri dengan pemberian cindera mata oleh unsur FKPD kepada Kajari H. Ponco Hartanto SH selaku Kajari lama.

 

Pemkab Jamin Hewan Qurban

Jumat, 03 Oktober 2014 02:56 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Pemkab Tanbu menjamin ketersediaan hewan qurban untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1435 H tahun ini. Melalui keterangan yang di berikan oleh Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan Ternak, Agus Susanto, Abdul Karim selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanah Bumbu mengatakan, “ketersediaan hewan qurban tahun ini cukup aman. Bagi masyarakat yang membutuhkan hewan qurban tidak perlu khawatir". Katanya.

“ketersediaan kebutuhan hewan qurban tahun ini, mencapai kisaran 500 ekor hingga 600 ekor sapi. Jumlah ini masih kecil bila dibandingkan ketersediaan kebutuhan hewan qurban tahun lalu yang mencapai sekitar 800 ekor sapi.” Jelas Susanto.

Mengenai ketersediaan hewan qurban tahun ini Bupati Tanbu, Mardani H. Maming mengharapkan para petugas Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan terus melakukan upaya kontrol dan pemeriksaan terkait kondisi kesehatan hewan qurban sebelum dilakukan proses pemotongan.

“Penyembelihan hewan qurban adalah wujud kepedulian kita sebagai umat beragama terhadap sesama yang masih dalam kondisi kurang mampu.” Jelas Bupati.

Nilai-nilai pengorbanan semacam ini perlu dikembangkan demi memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat dalam tatanan hidup berbangsa dan bernegara.

 

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 02 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka memperingati hari “Kesaktian Pancasila” yang jatuh pada hari Rabu (01/10) Pemkab Tanbu menggelar sebuah kegiatan upacara yang bertemakan “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi”, yang bertempat di depan halaman kantor Bupati Tanah Bumbu, Gunung Tinggi.

Upacara yang dikomandani oleh Wahyono selaku Lettu Infantri dari Pasipers Kodim Tanbu 1022 ini dihadiri oleh beberapa pejabat Eselon III, dan II, serta wakil Bupati Tanah Bumbu, Drs. H. Difriadi Drajat yang pada kesempatan kali ini menjadi inspektur upacara. Ada pun peserta upacara di kegiatan tersebut, yaitu di antaranya:

1.    Pasukan TNI Tanah Bumbu;
2.    Pasukan Angkatan Laut Tanah Bumbu;
3.    Pasukan Polres Tanah Bumbu;
4.    Pasukan Brimob Tanah Bumbu;
5.    Pasukan Satpol PP Tanah Bumbu;
6.    Dan beberapa pelajar yang magang di beberapa SKPD Tanah Bumbu

Pada kesempatan ini Mendikbud RI dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakiil Bupati Tanah Bumbu Drs. H. Difriari Drajat mengatakan bahwa disamping pancasila telah mempersatukan kita sebagai bangsa dan negara secara utuh, pancasila juga telah memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan politik masyarakat kita. Nilai-nilai pancasila telah membuat masyarakat kita semakin matang dalam kehidupan politik seperti mana yang telah kita tampilkan saat Pemilu beberapa waktu lalu. Hal ini juga telah menepis bahwa pancasila kurang memperoleh perhatian masyarakat sejak reformasi 1998.

Untuk itulah kita harus terus memperkuat nilai-nilai pancasila yang telah menunjukkan dan memungkin kita hidup berdampingan dengan damai, harmonis, dan penuh toleransi, walaupun pada kenyataannya kita hidup di dunia globalisasi yang banyak mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu dan tidak memperdulikan kepentingan dan hak orang lain terutama bila kita berbeda RAS, agama, adat istiadat, dan budaya. Tapi semua itu akan hilang jika kita semua menjadikan nilai-nilai pancasila yang memegang teguh ke Bhinneka Tunggal Ikaan sebagai pondasi dalam kehidupan kita yang berbingkaikan NKRI.

 

Pembukaan Rakor Panitia RANHAM Tanbu 2014

Kamis, 25 September 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Pada acara kegiatan Pembukaan Rakor Panitia RANHAM Tanbu 2014 yang dilaksanakan di ruang rapat Sekda, Kantor Bupati Tanah Bumbu, Jl Dharma Praja No. 1, Gunung Tinggi (23/9), Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjelaskan tentang Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Indonesia Tahun 2011–2014 adalah merupakan upaya untuk meng-implementasikan penegakan HAM dengan memberikan peran penting kepada Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Aksi Nasional HAM.

RANHAM juga merupakan komitmen Negara dan Pemerintah Republik Indonesia terhadap penghormatan Hak Asasi Manusia baik di Pusat maupun di Daerah di seluruh Indonesia dengan memperhatikan aspek pluralisme dan multi-kulturis-me. Oleh karena itu mandat tersebut harus dipahami, dijadikan acuan dan dilaksanakan oleh semua Penyelenggara Kekuasaan Negara secara akuntabel.

Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tanah Byumbu, H Difriadi Darjat menjelaskan, tentang peran Panitia RANHAM dalam pengambilan kebijakan Daerah yang didasarkan pada penilaian kebutuhan, pengarusutamaan HAM, penyelarasan aturan hukum dengan standard dan norma HAM, standar prosedur operasional bagi penerapan kebijakan dan peraturan, pemantauan terhadap kinerja aparat dalam pelayanan publik dan pemantauan perbaikan kondisi masyarakat yang kurang beruntung termasuk kelompok rentan dan oleh karena itu, pemahaman HAM harus mampu dijabarkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di Pemerintah dan ini menjadi tantangan bagi Panitia Pelaksana RANHAM Kabupaten Tanah Bumbu, untuk memberikan pemahaman terhadap makna Hak Asasi Manusia.

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|