Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:3137 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:2416 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:1626 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Pemerintahan

HUT RI ke-70, Tanbu Gelar Drama Klosal "Sembilan Jam Membara"

Senin, 17 Agustus 2015 11:24 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka merayakan HUT RI yang ke-70 Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar sebuah Drama Klosal yang bertajuk "Sembilan Jam Membara" sebelum Bendera Merah Putih di kibarkan pada pelaksanaan Upacara Bendara di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (17/08/2015) Gunung Tinggi, Batulicin.

Drama tersebut menceritakan tentang perlawanan para pejuang yang ada di Pagatan saat menghadapi para tentara Belanda.

Para penonton terlihat sangat antusias ketika perlawanan sudah dimulai yang mana memakan banyak korban jiwa. Teriakan dan tepuk tangan dari penonton terus bergemuruh ketika Belanda berhasil dikalahkan. Walaupun rakyat Pagatan banyak yang jadi korban, akan tetapi semangat kemerdekaan tetap dikumandangkan seiring dengan dikibarkannya Bendera Merah Putih, dan disertai dengan bentangan spanduk yang bertuliskan "NKRI HARGA MATI" oleh para peserta drama tersebut.

Seusai pertunjukan drama, detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-70 pun dimulai, acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Mardani H. Maming sebagai inspektur upacara dan untuk kali terakhir di masa jabatannya di periode 2011-2015 tahun ini.

Upacara ini dipimpin oleh ‎komandan upacara Lettu Sugiyanto. Upacara ini selain dihadiri oleh Wakil Bupati H. Difriadi Darjat, mantan Wakil Bupati H. Abdul Hakim dan unsur DPRD setempat, juga dihadiri oleh seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah maupun jajaran Aparatur pemerintah dilingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ikut berbaris, dan diperkuat dengan TNI serta Polri. Dan tak ketinggalan seluruh elemen dan tokoh masyarakat serta para legiun veteran yang merupakan saksi sejarah dalam perjuangan bangsa, turut hadir di acara tersebut.

Sesuai dengan susunan HUT Proklamasi kali ini, H. Supiansyah selaku Ketua DPRD Tanbu didaulat sebagai pembaca teks Undang-Undang Dasar 1945 yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta oleh Bupati.

Kemudian 37 pasukan pengibar bendera pusaka merah putih (Paskibraka) mengayunkan langkahnya menuju tiang bendera, dengan formasi yang rapi dan didampingi oleh 1 komandan perwira dan 4 anggota Bintara dari unsur Polri.

Tak berapa lama bendera telah dikibarkan secara hikmat tanpa ada kesalahan, seraya dilakukan penghormatan seluruh peserta yang hadir di upacara tersebut. Dan dilanjutkan dengan pembacaan Teks Proklamasi oleh Bupati.

Seusai upacara dilanjutkan dengan penyerahan Satya Lencana secara simbolis kepada 6 perwakilan PNS oleh Bupati. Satya Lencana yang disematkan terdiri dari Satya Lencana 30 Tahun, 20 Tahun serta 10 Tahun masa pengabdian.

Kemudian acara dilanjutkan dengan ziarah ke makam Pahlawan di Mattone Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir yang dipimpin oleh Wakil Bupati Tanbu H. Difriadi Darjat.

 

Lewat Wabup, Bupati Sampaikan Jawaban Tentang RAPBD Perubahan

Rabu, 22 Juli 2015 12:55 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Melalui Bapak H. Difriadi Darjat selaku Wakil Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Bapak Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming menyampaikan jawabannya terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi tentang RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2015 di Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Alpiya Rahman, SE, MM pada hari Rabu, (22/07/2015) di Gedung DPRD Kabupaten Tanah Bumbu di Batulicin.

Sebanyak delapan Fraksi yang terdiri dari Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi Hanura, Fraksi Partai Amanat Demokrat, Fraksi PPP Keadilan Sejahtera dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan pemandangan umum terhadap RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2015.

Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Difriadi Darjat saat menyampaikan pidato Bupati Tanah Bumbu mengatakan bahwa SKPD sudah bekerja secara maksimal dalam upaya meningkatkan PAD, dimana dilihat dari target pendapatan dan realiasi pendapatan mencapai kisaran 90 persen sampai dengan 100 persen.

Sementara itu, untuk kegiatan yang belum terealisasikan di Tahun Anggaran 2014, akan dilihat kembali dari segi perencanaan dan penganggarannya, apakah bisa di lanjutkan di APBD Perubahan Tahun Anggaran 2015 atau dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2016.

Adapun kenaikan yang terjadi pada Hibah dan Bansos APBD-P bahwa kenaikan Hibah dan Bansos didasari atas urgensitas dan kebutuhan masyarakat. Untuk hibah kenaikannya terjadi pada Hibah kepada Polres untuk pengamanan pemilu, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah serta Hibah kepada Bidang Pendidikan yang berupa BOP (Belanja Operasional Pendidikan) untuk Dinas Pendidikan.

Terjadinya perubahan pendapatan atau kenaikan pendapatan serta berubahnya belanja pada APBD-Perubahan dikarenakan penyesuaian pendapatan dari dana perimbangan yang didapat dari pusat dari sektor bagi hasil dan DAK, serta terjadinya perubahan belanja menyesuaikan dengan berubahnya pendapatan yang ada.

 

Kab. Tanbu Contoh Teladan Untuk Daerah Lain

Senin, 10 Agustus 2015 08:26 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Kab. Tanbu adalah contoh teladan untuk daerah lain. Mengapa dikatakan demikian karena Kab. Tanbu berani membuat atau memulai sesuatu atau hal positif yang baru direncanakan Pemerintah Pusat yang belum diresmikan. Hal tersebut terbukti dari pelaksanaan apel gabungan yang dilakukan setiap senin oleh jajaran pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang dulunya tanpa menyertakan pengibaran Bendera Merah Putih. Mulai Senin (10/08/2015) pelaksananya telah dimulai dengan pengibaran sang saka Merah Putih.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Abdul Karim, seremonial ini merupakan suasana yang pertama kali dilakukan di Kabupaten Tanah Bumbu dibandingkan daerah lain.

"Itu dilakukan seiring adanya wacana Pemerintah Pusat untuk mengintruksikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah di indonesia, agar pada saat pelaksanakan apel setiap hari senin dilakukan pengibaran bendera Merah Putih, maka sebelum intruksi itu turun secara resmi, kitalah yang pertama kali untuk memulainya." Kata Abdul Karim saat menjadi pembina upacara di Halaman Kantor Bupati, Gunung Tinggi, Batulicin.

Terlepas dari belum turunnya SK tersebut, menurut Karim sangatlah wajar setiap jajaran untuk melakukan hal tersebut, kerena mana pengibaran Bendera Merah Putih merupakan sesuatu yang sakral,  dan sejatinya harus tetap di sertakan dalam setiap upacara gabungan diluar dari acara kenegaraan.

Ditempat terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Herlambang turut mendukung pelaksanaan apel yang diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara tersebut.

Disisi lain menurutnya, pelaksanaan ini akan tetap dijadikan rutinitas dengan tujuan menumbuhkan sikap nasionalisme serta apresiasi yang tinggi terhadap bendera pusaka.
Sementara itu, setelah dilakukannya pengibaran Bendera, acara berlangsung hikmat. Pengibaran Bendera pertama dilakukan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Tanah Bumbu.

 

Tanbu Gelar Sosialisasi Tentang Ketahanan Ekonomi

Jumat, 05 Juni 2015 01:43 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang ketahanan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Tanbu menggelar Sosialisasi Ketahanan Ekonomi, yang bertempat di Mahligai Bersujud, Kapet, jum’at (5/6/).

Tidak kurang dari 50 peserta yang terdiri dari pelaku usaha di Bumi Bersujud menghadiri sosialisasi yang bertemakan "Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Menuju Tanah Bumbu Hebat" tersebut.  

Narasumber yang berasal dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Selatan yang dihadiri oleh Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Kalimantan Selatan Bidang Diklat dan Tenaga Kerja H.M. Yahya dan Dra. Pudji Astuti,MM dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Selatan pun di hadirkan untuk menyampaikan arahan untuk para peserta.

Tak lupa pula Pemkab Tanbu melalui H. Difriadi Darjat selaku Wakil Bupati Kab. Tanbu turut berhadir serta membuka kegiatan Sosialisasi Ketahanan Ekonomi tersebut.
Dalam sambutannya beliau mengatakan menyambut baik dengan dilaksanakannya Sosialisasi ini. “Dilaksanakannya Sosialisasi Ketahanan Ekonomi diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang ketahanan ekonomi dan menumbuh kembangkan usaha-usaha swasta agar bisa bertahan ditengah ekonomi global.”


Saat ini, kata Wabup, sektor pertambangan khususnya Batubara di Kab. Tanbu sedang mengalami penurunan. Dan imbasnya berdampak pula terhadap usaha kecil dan menengah.

"Dulunya aktifitas batubara ramai kini mulai sepi. Dan satu dari sekian banyak usaha kecil yang melemah yaitu usaha rumah makan." Ungkap beliau.

Diharapkan dengan adanya Sosialisasi semacam ini mampu menggairahkan sektor usaha kecil dan menengah di Kab. Tanbu sehingga dapat bangkit kembali.

Sementara itu Dra. Pudji Astuti, MM dari Badan Kesbangpol Kalsel selaku narasumber mengatakan Indonesia harus memiliki ketahanan ekonomi dikarenakan Indonesia memiliki sumberdaya alam yang melimpah dan luas wilayah serta letaknya yang strategis.
Disisi lain, kata Dra. Pudji Astuti, MM beberapa tantangan juga akan dihadapi Indonesia seperti perekonomian bebas yang akan dimulai, lajunya dinamika dan perkembangan ekonomi global serta sumber daya manusia yang belum optimal.

"ada beberapa faktor yang dapat  mempengaruhi ketahanan ekonomi di Indonesia, yaitu Sumber Daya Alam, Tenaga Kerja, Modal, Prasarana dan Infrastruktur, Manajemen dan Hubungan Ekonomi Luar Negeri, serta Tekhnologi." Jelasnya.

Untuk itu harus dilakukan tindakan yang tepat agar Ketahanan Ekonomi Indonesia terus menguat seperti mengembangkan sumber daya manusia dalam rangka ketahanan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam yang tepat sasaran, perbaikan sistem ekonomi, pemeliharaan terhadap sistem yang sudah berjalan dengan baik, menetapkan standarisasi terhadap produk-produk Indonesia, dan memberdayakan usaha ekonomi mikro.

Satu dari solusi untuk ketahanan ekonomi daerah dan nasional maka perlu adanya penguatan Lembaga Usaha Ekonomi Daerah, dimana peran Lembaga Usaha Ekonomi (LUE) tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan perekonomian rakyat yang tangguh, kuat, produktif, dan mandiri.

"LUE berperan sebagai pendorong lembaga usaha ekonomi untuk beraksi lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi wadah perkumpulan usaha mikro kecil dan menengah untuk kemajuan usaha." Ungkapnya.

Selanjutnya, H.M. Yahya selaku Wakil Ketua Umum KADIN Provinsi Kalimantan Selatan Bidang Diklat dan Tenaga Kerja, dalam pemaparannya menambahkan untuk kiat menjadi wirausaha sukses yaitu harus Percaya Diri, Mengelola usaha berorientasi pada sasaran, pengambilan resiko, dan memiliki solusi pemecahan masalah. Jelasnya dengan singkat.

 

Tanbu Gelar Konsolidasi dan Sosialisasi Tahapan Pilkada

Senin, 18 May 2015 03:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tanah Bumbu mengadakan Konsolidasi dan Sosialisasi tahapan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2015 yang dilaksanakan di gedung Mahligai Bersujud Komplek Kapet Batulicin, Senin (18/5/15).


Acara tersebut di hadiri oleh berbagai kalangan pejabat yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu yang di antaranya, perwakilan Parpol, Instansi terkait, para Camat dan Kepala Desa, Bupati Tanah Bumbu berserta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah lainnya, Panwaslu, dan juga Ketua KPUD Tanah Bumbu.
Pada kesempatan tersebut Bapak Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Mamimg yang membuka acara ini, mengingatkan agar dalam pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2015 nanti semua kalangan dapat berlaku jujur dan adil.


"Yang jadi sorotan utama pada Pilkada biasanya adalah incumbent, karena dicurigai bisa melakukan kecurangan, jadi pihak KPUD dan Panwaslu harus benar-benar berkerja melakukan pengawasan, di Pilkada tahun ini." Katanya.
Beliau juga menambahkan, terkait bakal calon yang akan maju sebagai Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Periode 2015-2020, diantaranya bapak Difriadi Darjat, Wakil Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Incumbent, dan Abdul Hakim, Mantan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu.

 

Tanbu Peringati Hari Pendidikan Nasional

Senin, 04 May 2015 06:58 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 02 Mei 2015 kemarin Pemkab Tanbu melalui bapak Drs. Ijrai selaku Asisten Bidang Pemerintahan menggelar apel pagi yang di laksanakan di Taman Kantor Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (04/05).


Pada pelaksanaan apel tersebut bapak Ijrai dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih dan rasa Apresiasinya  kepada semua pihak pelaku pendidikan dimana pun berada yang sudah berperan aktif dalam upaya mencerdaskan Bangsa dan Negara ini.


“Untuk para pendidik disemua jenjang yang telah bekerja keras untuk membangkitkan fotensi peserta didik dan bercita-cita untuk menjadikan mereka menjadi manusia yang berkarakter, berahlak mulia, dan dapat membanggakan Bangsa dan Negara, kami atas nama Pemkab Tanbu menyucapkan terimakasih banyak”. Katanya.


Selain itu beliau juga menghaturkan pertanyaan kepada seluruh peserta apel “sudahkah kita melihat lebih jauh tentang pendidikan di Negara kita ini?” Tanya Ijrai.
Karena menurutnya masih banyak anak-anak didik di Negara kita ini, baik itu putra maupun putri diseluruh Indonesia yang tidak bisa lagi mengenyam manisnya pendidikan.
“Masih banyak anak-anak kita yang perlu kita bantu supaya mereka semua bisa merasakan betapa enaknya masa pendidikan itu.”
Jadi mari kita bantu mereka untuk mengenyam bangku pendidikan agar mereka bisa jadi manusia yang bisa menjadi lebih baik dan membanggakan Indonesia. Pungkasya.
Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa pendidikan itu adalah tangga untuk kita meraih hidup yang lebih baik dikemudian hari, maka dari itu kita harus membangkitkan semangat juang anak-anak didik kita supaya mereka giat belajar dan bisa menjadi anak yang berprestasi kedepannya.
Dan untuk para Dinas yang bekerja di pemerintahan agar dapat memberikan apresiasinya kepada guru-guru diseluruh Indonesia yang sudah bekerja keras dan memberikan yang terbaik kepada anak-anak  didiknya diseluruh Indonesia. Jelasnya.

 

Tanbu Peringati HUT Ke-XII

Rabu, 08 April 2015 09:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Rabu 8 April 2015, Kabupaten Tanah Bumbu tepat berusia 12 tahun. Peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-12 Kabupaten Tanah Bumbu tahun ini mengusung tema ”1 Milyar 1 Desa dalam rangka me-Implementasikan otonomi desa menuju Tanah Bumbu Hebat”.

HUT ini dirayakan dalam Apel pagi yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Mardani H Maming serta dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Bapak Difriadi Darjat dan Gubernur Kalimantan Selatan, Bapak Rudi Ariffin serta para Bupati Se-Kalimantan Selatan dan para pejabat dari jajaran DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Unsur TNI, POLISI, SATPOL PP, para tokoh masyarakat, tokoh agama, para PNS, pejabat Esselon I-IV, para siswa-siswi SMA sederajat yang menjadi pemuda dan pemudi Duta Pariwisata, serta  undangan lainnya yang mencapai 7000 undangan. Para peserta upacara mengenakan pakaian adat Kabupaten Tanah Bumbu, pakaian motif daerah Pagatan, serta pakaian seragam masing-masing dari jajaran TNI, POLISI, dan Satpol PP.

Upacara peringatan HUT ke-12 Kabupaten Kabupaten Tanah Bumbu diawali dengan pembacaaan sambutan Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming menyampaikan bahwa tema perayaan HUT ke-12 Kabupaten Tanah Bumbu yaitu ”1 Milyar 1 Desa dalam rangka mengemplementasikan otonomi desa menuju Tanah Bumbu Hebat” merupakan bentuk komitmen untuk terus mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dalam upaya mengejar ketertinggalan tersebut maka Kab. Tanbu terus membangun daerah. Sejak tahun 2010 yang lalu beragam pembangunan daerah yang berbasis kerakyatan sudah direalisasikan dan berlanjut hingga sekarang. Program pembangunan tersebut terangkum kedalam Tri Dharma Pembangunan yang mana komponen didalamnya meliputi program pembangunan bidang Kesehatan, pembangunan bidang Pendidikan, dan pembangunan Infrastruktur.” Katanya.

Melalui program tersebut pemerintah daerah telah mampu mewujudkan tatanan daerah yang bergerak maju dan sejahtera. Melalui program Tri Dharma Pembangunan telah merealisasikan program pembangunan berbasis kerakyatan yang terimplementasi melalui pemberian pelayanan pendidikan gratis yang telah banyak membawa kemajuan khususnya dalam upaya menurunkan angka siswa putus sekolah dan meningkatkan angka melek huruf.

Program pendidikan gratis dikhususkan untuk memfasilitasi anak putus sekolah usia sekolah dan keluarga yang kurang mampu yang tak bersekolah.  Dengan program itu pula, maka pemkab tanbu membiayai pendidikan paket A, paket B, Paket C dan keaksaraan fungsional bagi masyarakat buta aksara.

"Pemerintah daerah berkomitmen tidak ada lagi anak usia sekolah di Kab. Tanbu yang tidak bersekolah dan tidak mengeyam dunia pendidikan." Jelas Mardani.

Selanjutnya Dibidang kesehatan gratis, menurut Mardani, telah  direalisasikan pelayanan kesehatan gratis yang tak lain untuk memfasilitasi masyarakat miskin dan kurang mampu yang sakit dan ingin menjalani pengobatan di Puskesmas atau RSUD namun tak punya biaya. Dengan program itu pemerintah daerah membiayai pengobatan masyarakat karena pemerintah daerah telah menganggarkan biaya pengobatannya didalam APBD Tanbu.Yang mana program kesehatan gratis tersebut meliputi layanan rawat inap, rawat jalan, dan cesar garis.

Sedangkan dibidang pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Yang mana peningkatan pembangunan infrastruktur jalan berdampak bagi kebutuhan masyarakat .

Kualitas jalan yang baik tentunya berdampak pula pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya diperdesaan.

"Sekarang jalan kabupaten, jalan kecamatan, jalan desa dan kelurahan, hingga pada jalan lingkungan telah ditingkatkan kualitasnya. Kami berharap semakin baiknya kualitas jalan maka semakin membaik pula ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu." Pungkasnya Mardani.

Mardani juga menjelaskan adapun target program tersebut yaitu pemerataan pembangunan diwilayah pedesaan. Menghilangkan perbedaan yang mencolok antara desa yang mempunyai potensi ekonomi tinggi dengan desa-desa yang secara ekonomi masih cenderung belum mampu berdikari dalam menyelenggarakan pembangunan didesa." Katanya.

Segala pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu tersebut tidak akan dapat tercapai jika tidak ada dukungan dari semua lapisan masyarakat di Bumi Bersujud dan juga dukungan besar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dibawah kepemimpinan Gubernur H. Rudy Arifin. Tutup beliau.

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|