Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:737 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:1111 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:972 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Pemerintahan

Di Hari Pahlawan, Veteran Dapat Santunan

Kamis, 13 November 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Hari Pahlawan Tahun 2014 di Kabupaten Tanah Bumbu diperingati melalui upacara gabungan dengan peserta upacara dari  TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil Pemkab Tanah Bumbu, Veteran, Organisasi Kemasyarakat, dan Pelajar yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu di Gunung Tinggi Batulicin, Senin (10/11) pagi.

Rangkaian peringatan Hari Pahlawan juga diisi dengan penyerahan santunan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada para pejuang atau veteran yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati H. Difriadi Darjat.Menurut Wabup H. Difriadi Darjat, santunan yang diserahkan kepada Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tanbu tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian dari Pemerintah. Meskipun santunan yang diserahkan tersebut nilainya tidak sebanding dengan perjuangan yang dilakukan oleh para veteran sehingga negeri ini bisa merdeka dan terbebas dari penjajahan.

“Santunannya memang tidak terlalu besar, namun ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada para veteran,” ujarnya.

Disisi lain, Wabup mengatakan peringatan Hari Pahlawan Tahun 2014 mengambil tema “PAHLAWANKU IDOLAKU”.  Tema tersebut dipilih agar dapat menggugah semangat kepahlawanan dan dapat dijadikan sebagai panutan dan figur idola pencarian jati diri bagi generasi muda penerus bangsa serta menjadi inspirasi bagi kita semua dalam mengisi pembangunan di Negeri ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanbu, Darmiadi, MAP mengatakan sebanyak lima anggota LVRI Tanbu yang mendapatkan santunan dari Pemkab Tanbu pada peringatan Hari Pahlawan Tahun 2014. Masing-masing anggota menerima santunan sebesar Rp. 10 juta.

Adapun nama-nama anggota LVRI penerima santunan dari Pemkab Tanbu yaitu H. Hasan Achmad, Djumara Kamal, Ambo Angka, Kasan Durahat, dan Pahang Padjah. (humas)

 

Bupati Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2015

Rabu, 12 November 2014 00:53 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Mardani H Maming menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Angaran 2015 pada Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun Angaran 2015 di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanbu, Selasa (11/11) di Gedung DPRD Tanbu.

Bupati Tanbu Mardani H Maming mengatakan  penyampaian nota keuangan RAPBD tahun 2015 sangat penting dan strategis bagi kesinambungan proses pembangunan di daerah pada tahun 2015 mendatang.

Dipaparkan Bupati, sesuai dengan amanat konstitusi, RAPBD Tahun Anggaran 2015 beserta Nota Keuangannya merupakan wujud dari pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan secara terbuka dan bertanggungjawab untuk sebesar-besar kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Diungkapkannya pula, penyusunan dan pengelolaan  keuangan daerah saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja dengan pendekatan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja serta dapat diukur capaian targetnya dengan tetap mengedepankan transparansi, keterbukaan dan akuntabilitas berprinsip pada efisiensi, efektifitas, tepat guna dan tepat daya.

“Kita menyadari, bahwa optimaliasi potensi pendapatan daerah adalah pilar utama untuk menambah alokasi anggaran daerah, dan hal ini harus dikelola secara profesional baik secara sumber daya manusianya, regulasinya maupun lembaganya”, ujar Mardani.

Namun demikian sambungnya, optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak daerah dan retribusi daerah tidak boleh membebani hajat hidup masyarakat. Tentunya semua itu dilakukan dengan tetap memperhatikan azas keadilan, ekonomis dan kepatutan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi.

Pada penyusunan Nota Keuangan RAPBD Tahun 2015, menurut Bupati Mardani, penyusunan dilakukan dengan teori pendekatan yang memperhatikan beberapa hal, yaitu Visi, Misi, tujuan dan sasaran yang dimuat dalam renstra Kabupaten Tanbu, dan perkembangan aspirasi masyarakat dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi serta kemampuan daerah, arah yang diinginkan dan kebijakan umum yang disepakati sebagai pedoman penyusunan strategi dan prioritas RAPBD Tahun Anggaran 2015, serta pola penyusunan yang disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah.

Dari penyampaian Nota Keuangan RAPBD Tahun Angaran 2015, RAPBD Tanbu diproyeksikan untuk pos Pendapatan Pendapatan sebesar Rp.1.295.333.685.833,00, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar  Rp.103.989.605.172,00, Dana Perimbangan sebesar Rp.816.735.638.875,00, Lain – lain  Pendapatan  Daerah  yang  sah  sebesar    Rp. 374.608.441.786,00.

Belanja sebesar Rp.1.573.336.580.200,69. Terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.696.303.397.439,69, Belanja Langsung Sebesar   Rp.877.033.182.761,00, dengan defisit sebesar Rp. 278.002.894.367,69.

Selanjutnya Pembiayaan  Daerah terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar  Rp.307.159.418.367,69, berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya sebesar Rp.307.159.418.367,69. Selanjutnya pada pos Pengeluaran Pembiayaan Daerah  sebesar Rp.29.156.524.000,00, yang terdiri dari Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah sebesar Rp.28.938.000.000,00, dan Pembayaran Pokok Utang sebesar Rp.218.524.000,00 dengan Pembiayaan Netto sebesar Rp.278.002.894.367,69. (humas)

 

Bangun Soliditas Pemuda Untuk Kemajuan Bangsa

Selasa, 04 November 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Soliditas pemuda sangat penting untuk mencapai kemajuan pemuda sebagai syarat utama kemajuan bangsa.Jika pemuda solid maka bangsa kita akan maju , kuat dan bersatu, sehingga pembangunan dapat kita rasakan secara lancar dan berkelanjutan.

Peringatan sumpah pemuda yang mengusung tema “Bangun Soliditas Pemuda maju dan Berkelanjutan” mengandung pesan bahwa kita berupaya agar pemuda dapat memainkan perannya secara optimal sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Drs. Said Akhmad,MM  saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di hadapan jajaran karyawan dan karyawati dilingkungan pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada peringatan sumpah pemuda yang ke 86, senin (3/11) kemarin.

Ia menambahkan, soliditas pemuda sangat penting, dimana untuk mencapai kemajuan pemuda sebagai syarat utama kemajuan suatu bangsa. Jika pemuda solid maka bangsa indonesia akan semakin maju, kuat dan bersatu, sehungga pembangunan dapat dilaksankan secara lancar dan berkelanjutan.

Seiring dengan itu pada tahun 2015, bangsa indonesia akan memasuki era komunitas asea. Untuk itu para pemuda harus menyiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

“Kita adalah bangsa yang hebat, kebudayaan yang unggul, masyarakat yang toleran, dan sumber daya manusia yang semakin lama semakin baik.Mentalitas bangsa, khususnya para pemuda harus terus dibangun agar menjadi pemuda-pemudi yang unggul, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing sehingga dapat berkompetisi dalam persaingan global yang semakin kompetitif”.ungkapnya

Lanjutnya, Revolosi mental yang dicanangkan oleh  Presiden Ir.Joko Widodo, amatlah releven dalam memwujudkan pemuda yang maju.Ciri pemuda yang maju adalah pemuda yang berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

“Oleh kerena itu revolosi mental haris dapat dijadikan    sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju.Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat”.tandasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, kepemudaan secara berkelanjutan harus terus dilaksanakan melalui proses penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang kepemudaan.

Dimana pemuda yang maju adalah pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi, yang mampu mengatasi pelbagai persoalan yang dihadapinya dan memiliki kompetensi sehingga mampu bertahan dan unggul dalam mengahadapi persaingan global.

“Dengan demikian kita perlu menumbuhkan semangat pemuda yang mampu berpikir positif, senantiasa terus berorientasi pada kejayaan bangsanya demi keunggulan dan kegemilangan masa depan, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab dan senantiasa melakukan yang terbaik untuk dirinya, masyarakat dan untuk bangsanya.” Jelasnya.(humas)

 

Bupati Bersama DPRD Tandatangani Nota KUAPBD Dan PPAS Tahun 2015

Rabu, 29 Oktober 2014 01:18 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUAPBD) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2015.

Menyusul ditandatanganinya KUAPBD tersebut Mardani berharap, dokumen KUA PPAS itu bisa menjadi pedoman bagi jajaran  pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai acuan pembahasan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2015.    

“Dengan KUPBD ini artinya pemerintah daerah sudah mempunyai arah rancangan program pembangunan daerah yang akan dilaksanakan tahun depan,” kata Mardani H Maming usai penandatanganan nota kesepakan tersebut.   

Penetapan KUAPBD tahun 2015, jelas bupati, merupakan amanat dari Undang-Undang nomor :25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang setiap pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menyusun KUAPBD pada masing-masing daerah.

Penyusun KUAPBD sendiri, tambah bupati, pada dasarnya merupakan salah satu tahapan dari proses penyusunan APBD Tanah Bumbu  Tahun 2015. KUAPBD ini disusun sebagai pedoman dalam menentukan arah kebijakan anggaran dalam kurun waktu satu tahun.

“Isi dari KUAPBD adalah memuat kerangka ekonomi makro daerah, asumsi-asumsi yang mendasari penyusunan APBD, kebijakan pendapatan daerah, kebijakan belanja daerah, dan kebijakan pembiayaan daerah,” katanya.  

Berdasarkan KUAPBD tersebut pendapatan sebesar Rp.1,295.333.685.833.00. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.104.024.882.012.00, dana perimbangan Rp.816.700.362.035.00, dan pendapatan daerah lainya yang sah Rp.374.608.441.786.00.

Sedangkan belanja sebesar Rp.1.579.993.104.200.69. Berasal dari belanja tidak langsung sebesar Rp.649.505.717.506.00 dan  belanja langsung  sebesar Rp.930.487.386.694.69.

Dari pendapatan dan belanja tersebut pemerintah daerah mengalami defisit sebesar Rp.284.659.418.367.69. Namun hal ini tertutupi dengan adanya penerimaan pembiayaan daerah lainya sebesar Rp. 284.659.418.367.69.

Pada hari yang sama, Rapat paripurna DPRD dalam rangka penandatanganan nota kesepakan KUAPBD dan PPAS tahun anggaran 2015 kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian enam raperda tahun 2014.

Ke enam raperda tersebut antara lain Raperda tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga, Raperda tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor : 1 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum, dan Raperda tentang retribusi perpanjangan ijin memperkerjakan tenaga kerja asing.

Ditambah lagi dengan Raperda tentang perubahan kedua atas Perda nomor: 17 tahun 2007 tentang pembentukan, kedudukan, tugas pokok, dan sususan organisai lembaga teknis daerah, Raperda tentang perubahan ketiga atas Perda nomor: 14 tahun 2007 tentang pembentukan, kedudukan, tugas pokok, dan susunan organisasi sekretariat daerah dan sekretariat DPRD, serta Raperda tentang retribusi Rumah Potong Hewan (RPH).

Ke enam Raperda tersebut, diharapkan  dapat menjadi bahan acuan pembahasan lebih lanjut bagi DPRD. Sehingga setelah ditetapkan menjadi sebuah Perda, produk hukum tersebut menjadi dasar kuat pelaksanaan program pembangunan yang lebih baik di masyarakat.       

Seperti adanya Raperda tentang retribusi tempat rekreasi dan olah raga. Raperda tersebut diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pengelolan retribusi daerah.

Tentunya retribusi tersebut akan diberlakukan bagi siapa saja baik pribadi maupun badan hukum yang menyediakan sarana rekreasi dan olahraga bagi masyarakat.

Demikian pula dengan adanya Raperda tentang retribusi RPH. Raperda ini diharapkan kedepanya menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah daerah untuk menaungi keberadaan RPH yang saat ini mulai banyak di manfaatkan masyarakat.

“Sama halnya dengan tujuan pengusulan Raperda yang lain. Harapan kami, pihak DPRD dapat menyetujui ke enam raperda tersebut untuk dijadikan Perda sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan yang lebih baik di masa yang akan datang,” tegas bupati. (humas)

 

Lewat Sistem eMonev Pemkab Pantau Program SKPD

Senin, 20 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Lewat sistem monitoring dan evaluasi berbasis internet (eMonev) Pemkab Tanbu, Mardani H. Maming terus memantau perkembangan realisasi penyerapan anggaran pembangunan daerah.

Melalui sistem ini se-jumlah penyerapan anggaran di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk realisasi program pembangunan daerah yang selama ini  dilaksanakan hingga setiap akhir triwulan dapat diketahui oleh Pemkab Tanbu.

Bupati Tanah Bumbu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs. Said Akhmad, MM selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, pada saat apel gabungan dihalaman kantor Gunung Tinggi, kemarin mengatakan kepada seluruh pejabat yang bertanggung jawab terhadap data eMonev triwulan agar secepatnya dimasukkan. Dan untuk SKPD yang belum memasukkan data eMonev dari triwulan sebelumnya, pejabat yang bertanggung jawab saya minta untuk dipindahkan.

“Sesuai arahan khusus dari Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming ia diminta untuk menegaskan kepada pimpinan SKPD agar lebih fokus dan serius lagi dalam melaksanakan program kegiatan yang ada di masing-masing SKPD. Hal ini mengingat hingga tri wulan ke empat atau terakhir tahun 2014 ini masih ada SKPD yang belum mampu merealisasikan kegiatannya sesuai perencanaan yang dibuat.” Ungkap Sekda.

Ia juga menambahkan untuk secara berkala dan serius Bupati senantiasa memantau perkembangan serapan anggaran di semua SKPD dari tri wulan pertama hingga bulan ke dua (Oktober) di tri wulan ke empat tahun 2014 ini. Sehingga dengan begitu, sangat wajar kalau Bupati mengetahui persis perkembangan serapan anggaran di tahun 2014 ini. Jelasnya.

"Arahan dari pak Bupati itu harus kita maknai bersama sebagai sebuah semangat untuk bersama-sama membangun daerah. Semangat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Tanah Bumbu". Tutur Sekda.

Melalui sistem eMonev, laporan hasil penyerapan anggaran pembangunan  daerah hakekatnya jadi lebih transparan dan lebih mudah dilakukan oleh masing-masing petugas di SKPD demi tercapainya target program pembangunan daerah hingga akhir tahun.

Sayangnya saat ini masih ada sejumlah SKPD yang belum tuntas melaporkan realisasi penyerapan anggaran program pembangunannya melalui sistem eMonev tersebut.

Sekda berharap, sesuai tahapan sistem eMonev target pembangunan daerah tahun 2014 pada triwulan pertama setidaknya sudah mencapai 25%, triwulan kedua 50%, dan triwulan ketiga sebesar 75%, sehingga pada saat memasuki akhir tahun tepatnya di akhir triwulan ke empat target pembangunan daerah bisa mencapai 100%.

“Masing-masing SKPD diharapkan lebih proaktif untuk menginput data realisasi penyerapan anggarannya melalui sistem eMonev tersebut demi mendorong tercapainya target pembangunan yang berlangsung dimasyarakat.” Harap Sekda.

Dengan begitu data-data hasil pembangunan yang sudah masuk ke sistem eMonev baik itu yang berupa realisasi kinerja fisik, kinerja keuangan, dan capaian target kinerja masing-masing SKPD setiap akhir triwulan menjadi lebih mudah terpantau untuk dievaluasi. Pungkasnya.

Dalam hal ini, Pemkab Tanbu  melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menambahkan, “demi memperlancar pengoperasian sistem eMonev, sebelumnya juga sudah melakukan kerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk  menggelar sosialisasi sistem penggunaan eMonev terhadap sejumlah pegawai SKPD yang bertugas sebagai operator eMonev.” Kata Pemkab.

“Pegawai tersebut secara khusus telah diminta menangani penginputan data-data laporan hasil realisasi penyerapan anggaran pembangunan daerah melalui  sistem eMonev di setiap SKPD-nya masing-masing.” Pungkasnya.

 

Tanbu Peringati Hari Wafatnya Pangeran Antasari

Rabu, 15 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Pemkab Tanbu memperingati hari wafatnya Pangeran Antasari yang ke-152 yang jatuh pada hari sabtu, (11/10) lalu.

Pada acara yang dilaksanakan di halaman depan Kantor Bupati Tanah Bumbu saat Apel pagi, Senin (13/10) kemarin, Pemkab Tanbu dalam sambutannya yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, Drs. Said Akhmad, MM mengatakan, dalam suasana peringatan yang penuh keharuan ini, mari kita sejenak menundukkan kepala untuk berdo’a, semoga arwah Pangeran Antasari dan seluruh pahlawan pejuang bangsa yang mendahului kita, memperoleh rahmat dan tempat sebaik-baiknya di sisi Allah SWT.

Pada peringatan yang bertemakan “Kita Jadikan Peringatan Ke-152 Tahun Wafatnya Pangeran Antasari Sebagai Momentum Menyatukan Tekad dan Kebersamaan Dalam Membangun Banua Kelaimantan Selatan”, Pemkab Tanbu melalui Sekda juga menceritakan sedikit riwayat hidup Pengeran Antasari yang mempuyai semboyan “Haram Manyarah, Waja Sampai Saputing”.

“Pangeran Antasari adalah salah seorang pejuang dan pahlawan nasional yang berasal dari daerah ini. Beliau punya semboyan “Haram Manyarah, Waja Sampai Saputing” yang artinya bahwa beliau tak pernah mau menyerah kepada musuh, tak tergoyahkan, dan ulet sampai akhir. Tidak ada kata kompromi dan menyerah kepada penjajah yang menginjak-injak kedaulatan bangsa.” Katanya.

“Kepemimpinan Pangeran Antasari, selain berani dan mampu mempersatukan, juga teladan dalam kehidupan keagamaan, karena itu pula, beliau oleh para alim ulama dinobatkan menjadi Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin, Pemimpin Tertinggi Agama dan wafat pada 11 Oktober 1862.
Berdasarkan jasa dan perjuangannya, Pemerintah Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor 06/TK/1886, menetapkan beliau sebagai Pahlawan Nasional.” Pungkas Sekda.

Selanjutnya ia juga menghimbau kepada seluruh peserta Apel dan segenap masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu agar momentum peringatan kali ini hendaknya dapat memetik hikmah dan pelajaran sebagai upaya penyegaran kembali ingatan rakyat Kalimantan Selatan, terutama terhadap sifat-sifat patriotis, semangat kegotong-royongan dan nasionalisme.

“Melalui peringatan ini pula, marilah kita aktualisasikan semangat ini, untuk senantias memacu dan menggerakkan kemajuan daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kita yang berada di Bumi Bersujud Kabupaten Tanah Bumbu ini.” Tutupnya

 

Pemkab Gelar Pisah Sambut Kajari di Kediamannya

Senin, 06 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Pemerintahan
Cetak

Dalam rangka menggelar acara “Pisah Sambut Kajari” yang dilaksanakan pada hari kamis (2/10), bertempat dikediaman Bupati Tanah Bumbu, Jalan Manggis Desa Batulicin.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming dalam sambutannya  menyampaikan ucapan terima kasih kepada H Ponco yang sudah membimbing dan memberi masukan hukum ke Pemkab Tanah Bumbu.

"Terima kasih kepada H. Ponco Hartanto, SH atas kerjasamanya selama ini yang telah ikut menyumbangkan pemikirannya dalam bidang hukum di Kabupaten Tanah Bumbu”, ucap Bupati.

Menanggapi ucapan Bupati Tanah Bumbu, H Ponco mengatakan dirinya akan pindah tugas sebagai Asisten Kasi Datun di Kejaksaan Tinggi Banjarmasin Kalsel. "Saya pribadi sangat berterima kasih pada Bupati sekeluarga, yang selalu mengajak berbuat baik pada sesame”, ungkapnya.

Acara pisah Sambut yang digelar Bupati ini dihadiri oleh unsur FKPD, Polres, Dandim, Ketua PN, Kajari, Ketua DPRD, Kepala BPN dan pimpinan SKPD Tanbu serta undangan lainnya. Acara diakhiri dengan pemberian cindera mata oleh unsur FKPD kepada Kajari H. Ponco Hartanto SH selaku Kajari lama.

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|