Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:569 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:1037 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:915 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Perekonomian

Pasar Murah Untuk Masyarakat Kurang Mampu

Kamis, 09 Oktober 2014 03:19 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

Untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu di Kabupaten Tanah Bumbu menjelang hari-hari besar keagamaan yang biasanya barang kebutuhan pokok sering mengalami kenaikan harga dibandingkan hari-hari biasanya, Pemkab Tanbu melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah berkerjasama dengan TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu akan melaksanakan kegiatan pasar murah di seluruh Kecamatan di Tanah Bumbu.

Dengan adanya pasar murah ini Pemkab berharap ibu-ibu rumah tangga yang tergolong keluarga kurang mampu tidak merasa terbebani lagi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok di beberapa toko atau pedagang. Apalagi momentum kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.

H. Andi Hasdar, SE, MM selaku Kepala Disperindagkop dan UKM Tanah Bumbu, melalui H. Akhmad Heriansyah, S.Pt, MM selaku Kepala Bidang Perdagangan, Selasa (7/10) di Batulicin, mengatakan pasar murah yang dilaksanakan tersebut merupakan lanjutan dari pasar murah hari besar keagamaan. Kegiatan pasar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan di 10 Kecamatan pada bulan Oktober tahun ini.

Heriansyah mengatakan, Bulan Oktober tahun ini Disperindagkop dan UKM Tanah Bumbu melalui Bidang Perdagangan  akan melaksanakan 5 kali pasar murah. Adapun sejumlah tempat yang akan menjadi sasaran dilaksanakannya pasar murah hari-hari besar keagamaan tersebut yaitu :

NO

TANGGAL

DESA

KECAMATAN

1

09 OKTOBER 2014

DS. SUNGAI CUKA

DS. ANGSANA

DS. SARI UTAMA

KEC. SATUI

KEC. SATUI

KEC. SUNGAI LOBAN

2

14 OKTOBER 2014

DS. RINGKIT

DS. ANJIR BARU

DS. BETUNG

KEC. KURANJI

KEC. KUSAN HULU

KEC. KUSAN HILIR

3

16 OKTOBER 2014

DS. MENTEWE

DS. KARANG BINTANG

KEC. MENTEWE

KEC. KARANG BINTANG

4

21 OKTOBER 2014

DS. KERSIK PUTIH

KEC. BATULICIN

5

23 OKTOBER 2014

DS. BERSUJUD

KEC. SIMPANG EMPAT

Diharapkan melalui kegiatan pasar murah ini pula dapat meringankan beban warga kurang mampu. Karena selisih harga Rp. 1000 hingga Rp. 5000 sangat berarti bagi mereka, ujar Heriansyah.

 

Kemarau, Tanbu Tetap Panen

Rabu, 01 Oktober 2014 00:00 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

Walaupun musim kemarau melanda di beberapa wilayah di Indonesia, warga Kabupaten Tanah Bumbu tetap bisa melaksanakan panen raya yang bertempatkan di Desa Saring Sungai Bubu Kecamatan Kusan Hilir dan di hadiri langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, (30/9/) kemarin.

Sebanyak 16 Kelompok Tani di desa tersebut menggelar panen raya. Selain dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming, juga hadir  beberapa Kepala SKPD, Camat dan Kepala Desa setempat.

Dalam kesempatan ini Mardani H Maming mengungkapkan, bahwa akan memperlengkapi lagi berbagai sarana untuk keperluan para petani seperti penambahan sarana irigasi, mesin pompa air, serta traktor tangan agar lebih mempermudah dan maksimalkan lagi kinerja para petani.

Terkait panen raya di musim kemarau ini, menurut Mardani dikarenakan letak wilayah desa Saring Sungai Bubu yang dekat dengan aluran sungai Kusan, sehingga desa tersebut bisa memanfaatkan air sungai itu untuk mengairi area-area persawahan para petani di desa tersebut.

Pemerintah Tanah Bumbu pada kesempatan itu juga memberikan bantuan berupa dana tunai kepada beberapa Kelompok Tani.

 

Pendataan Jumlah Koperasi Kabupaten Tanah Bumbu

Jumat, 26 September 2014 01:13 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM melakukan pendataan jumlah Koperasi yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu. Pendataan tersebut dilakukan dengan tujuan salah satunya untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pertumbuhan ekonomi yang digerakkan langsung oleh masyarakat.  

Dari proses pendataan yang dilakukan terhadap 302 unit usaha koperasi yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, dan diketahui ada sebanyak 44 unit usaha koperasi yang tergolong tidak aktif.

Karenanya, untuk kembali menggeliatkan dinamika perkoperasian di Bumi Bersujud Pemda terus berupaya melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu khususnya koperasi-koperasi yang diketahui kurang aktif, disamping terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop).

"Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi (Gemaskop) harus terus kita sosialisasikan agar usaha koperasi bisa bangkit dan terus berkembang dalam rangka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dan pendataan yang kami lakukan tak lain untuk mengetahui sejauh mana koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu ini mampu untuk berkontribusi terhadap proses peningkatan kesejahteraan masyarakat serta untuk mengetahui koperasi mana saja yang masih sehat, dan mana yang sudah lesu atau bahkan mati, bahkan yang sudah tidak layak lagi dijalankan,"sebut Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Hasdar melalui Kabid Koperasi dan UKM, Fahrurazi.

Melalui pendataan itu, khusus koperasi yang usahanya tidak aktif akan dimintai keterangan terkait berbagai kendala yang dihadapi selama ini, sehingga koperasi yang dikelola tidak lagi beroperasi.

Selanjutnya Pemda akan memberikan solusi baik berupa penyaluran bantuan modal usaha dari dana APBN  atau APBD, dan bentuk pembinaan dan pendampingan agar masing-masing koperasi dapat kembali menjalankan usahanya. Setiap tiga bulan sekali usaha koperasi juga wajib melaporkan perkembangan hasil usahanya kepada pemerintah daerah. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mempermudah proses evaluasi eksistensi usaha koperasi secara berkelanjutan.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming sejauh ini juga menaruh perhatian serius terhadap keberlangsungan koperasi di Kabupaten Tanah Bumbu, ia berharap usaha koperasi di Kabupaten Tanah Bumbu dapat berkembang dan mampu menjadi salah satu lembaga yang turut serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Apalagi saat ini imbuhnya, potensi Sumber Daya Alam (SDA) dapat dikelola masyarakat melalui koperasi.

"Saat ini tidak sedikit sektor usaha pengelolaan SDA di Kabupaten Tanah Bumbu yang bisa dikembangkan oleh masyarakat melalui usaha koperasi, baik di sektor pertambangan, sektor perkebunan, perikanan dan kelautan serta sejumlah sektor lainnya. Inilah pentingnya keberadaan koperasi sebagai salah satu media pendorong pergerakan dan pertumbuhan  ekonomi masyarakat dan daerah," jelasnya.

 

Bimtek Berstandar Kompetensi Teknis dan Manajerial

Kamis, 11 September 2014 00:00 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu megadakan acara Bimtek Berstandar Kompetensi Teknis dan Manajerial di Kabupaten Tanah Bumbu yang dilaksanakan pada hari selasa, 9/9/14 di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin.

Pada acara tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam sambutannya menyampaikan bahwa dilaksanakannya bimtek ini adalah dalam rangka pelaksanaan program percepatan reformasi birokrasi yang dicanangkan oleh Kementerian PAN dan RB, yang mana hal ini menjadi salah satu aspek penting dan strategis dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan, khususnya bagi aparatur pemerintahan yang bersih, kompeten, dan bebas dari KKN.

”Untuk itu kami meminta kepada seluruh SKPD yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, kiranya dapat mengimplementasikan hasil dari bimtek ke dalam bentuk penyusunan Standar Kompetensi Teknis dan Standar Kompetensi Manajerial di SKPDnya masing-masing”.

Pemkab juga menjalaskan bahwa hal ini dimaksudkan agar SKPD yang mengikuti Bimtek tersebut mempunyai acuan atau standarisasi sebagai tolak ukur bagi perencanaan dan penataan serta kepegawaian dan formasi.

 

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemkab Tanbu Beri Bantuan Alsintan

Rabu, 06 Agustus 2014 02:34 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

Demi meningkatkan lagi produksi hasil pertanian daerah, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada petani setempat.

Bantuan Alsintan ini meliputi empat unit mesin tanam (Rice Transplanter) , satu unit mesin pencacah pakan ternak (Chooper), dan tujuh unit Rotari atau mesin pengolah tanah khusus untuk lahan kering juga diproyeksikan bagi upaya daerah untuk mendorong peningkatan kesejahteraan para petani di Tanah Bumbu.

Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming saat menyerahkan bantuan tersebut secara symbolis kepada para petani di halaman kantor Bupati Gunung Tinggi, Senin (4/8/14) mengatakan "Melalui penyaluran bantuan Alsintan ini semoga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan hasil pertanian daerah sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesejahteraan petani”, katanya.

Beliau juga berharap agar bantuan alsintan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para petani. Pasalnya, selain untuk mempermudah kinerja mereka dalam menggarap lahan pertanian juga diarahkan bagi untuk meningkatkan kualitas SDM petani terkait pengetahuan penggunaan sarana dan prasarana pertanian modern saat ini.

Sejalan dengan peningkatan lahan tanam oleh petani yang ditopang dengan bantuan alat mesin pertanian modern diharapkan memberi dampak positif terhadap kenaikan jumlah hasil produksi petani secara signifikan.

 

Sektor Perikanan Budidaya Terus Dikembangkan

Rabu, 02 April 2014 00:14 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

-       Sebagai Potensi Ekonomi Kerakyatan Unggulan Daerah


BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi perikanan budi daya sebagai potensi ekonomi kerakyatan unggulan bagi daerah.

Pasalnya, sebagai daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) Tanbu harus mampu mengembangkan beragam potensi yang ada, termasuk potensi perikanan budi daya sebagai modal dasar pembangunan daerah sekaligus pula diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani tambak atau pembudidaya perikanan tambak.

“Sumber daya alam kita beragam, dari yang tak bisa diperbaharui hingga yang bisa diperbaharui. Karenanya dalam mengelola sumber daya alam yang ada tersebut pemerintah daerah harus arif dan bijaksana, yakni dengan melakukan inovasi kebijakan dengan menempatkan sektor-sektor atau potensi-potensi sumber daya alam yang bisa diperbaharui tersebut sebagai sektor atau potensi daerah yang harus dikembangkan dan diformulasikan sebagai potensi daerah unggulan untuk jangka panjang”, sebut Bupati Tanbu Mardani H Maming.

Karena itu tambahnya, semangatnya hanya satu, yakni beragam potensi ekonomi yang bisa diperbaharui termasuk potensi perikanan budi daya yang dimiliki Tanbu harus diberdayakan dan dikembangkan secara maksimal sebagai solusi penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kesejahteraan masyarakat, serta menjadikannya sebagai penopang dinamika perekonomian daerah untuk jangka panjang.

Untuk mengoptimalkan program pengembangan potensi perikanan budi daya daerah, sejauh ini pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan dan Kelautan sudah merealisasikan beragam program strategis pembangunan bidang perikanan budi daya, mulai dengan program pendampingan dan penyuluhan, program bantuan bibit hingga mekanisme pemasaran hasil produksi petambak.

“Oleh sebab itu pemerintah daerah sangat mengapresiasi dengan keberhasilan panen raya yang sudah dilakukan petani petambak yang berhasil mengembangkan budi daya bandeng di Desa Sepunggur baru-baru tadi”, ungkap Mardani menyusul kesuksesan panen raya petani petambak bandeng Desa Sepunggur Kecamatan Batulicin, Senin(24/2) lalu.

Untuk diketahui, dari panen perdana itu, hasil produksi yang diperoleh petambak mencapai 36,25 Ton.  “Sebagai langkah awal, hasil produksi sebesar itu tentu sangat membanggakan”, papar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tanbu melalui Kepala Seksi Pengembangan Tekhnologi dan Pembudidayaan, Juwita Laila Irawati, kemarin.

Ditambahkannya, sebagai langkah pengembangan program, tahun 2013 yang lalu pihaknya telah merealisasikan program bantuan bibit ikan bandeng sebanyak 1 juta bibit yang didistribusikan kepada 23 kelompok petani petambak budi daya bandeng di Desa Sepunggur untuk dikembangkan pada tambak seluas 711,5 Ha.

Sebagai langkah lanjutan dari program pengembangan potensi perikanan budi daya di Tanbu, untuk tahun anggaran 2014 ini pihaknya sambung Juwita akan merealisasikan penyaluran bantuan benih ikan air tawar meliputi bibit ikan gabus, ikan nila dan ikan lele sebanyak 500 ribu bibit, selanjutnya untuk bantuan bibit ikan bandeng tahun 2014 ini pemerintah daerah kembali menyalurkan bantuan sebanyak 1 juta bibit, serta menyalurkan bibit udang windu sebanyak 1,5 juta bibit.

“Selain itu, pada tahun anggaran 2014 ini kami juga akan menyalurkan bantuan mesin pengolah pakan ikan kepada kelompok petani petambak sebanyak 10 unit, dan keramba jaring apung satu paket”, pungkas Juwita. (relhum)

 

 

Disperindagkop dan UKM Gelar Pelatihan Kerajinan Souvenir Ukir

Jumat, 07 Maret 2014 01:25 administrator Berita - Perekonomian
Cetak

BATULICIN – Sebagai bentuk pengembangan kerajinan kayu ukir di Bumi Bersujud, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) melakukan pengembangan kerajinan kayu ukir dalam bentuk souvenir.

Untuk diketahui, sebelumnya Disperindakop dan UKM Tanbu juga sudah memberikan pelatihan kepada sejumlah kelompok pengrajin ukir kayu untuk mengembangkan industri meubeler.

Kedepan, Disperindakop dan UKM akan pula mengembangkan kerajinan ukir kayu dalam bentuk souvenir sebagai ciri khas daerah.

"Sejauh ini kita sudah membekali pengrajin ukir kita dengan metode pelatihan cara membuat beragam barang meubeler ukir kayu. Dan kedepan kita akan mengembangkan lagi dengan pengerjaan kerajinan ukir dalam bentuk souvenir,” demikian dikatakan Kepala Disperindagkop dan UKM Tanbu, Nooryakin melalui Kepala Seksi Perindustrian Fitriyanto, disela-sela kegiatan Pelatihan Kerajinan Kayu Ukir di Sanggar Seni Ukir Coretulin Pahatelok Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin, Selasa (26/11) kemarin.

Jenis souvenir yang dikembangkan oleh pengrajin sebutnya, meliputi souvenir berbentuk asbak rokok, patung, gantungan kunci, bingkai foto, hingga kaligrafi.

“Souvenir inilah yang nantinya juga bisa dijadikan oleh-oleh warga luar daerah yang berkunjung ke Tanah Bumbu,” ujar Fitriyanto.

Sementara itu, terkait pelatihan kerajinan kayu ukir, Fitriyanto mengatakan pelatihan dilaksanakan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha serta meningkatkan sumberdaya manusia di Bumi Bersujud.

Lebih lanjut Fitriyanto mengatakan di Tanbu bahan baku untuk objek ukiran cukup melimpah. Salah satunya yaitu dari limbah kayu ulin yang bisa dimanfaatkan untuk membuat meubel dan souvenir.

Untuk meubel berbahan kayu ulin asal Tanbu sudah dikenal hingga keluar daerah dan sudah ada pemesannya. Namun yang menjadi kendala saat ini adalah masih kurangnya sumber daya manusia yang menggeluti usaha kerajinan kayu ukir berbahan limbah kayu ulin tersebut.

Untuk pemasaran hasil produksi kerajinan kayu ukir, dikatakan Fitriyanto pemerintah daerah melalui Disperindagkop dan UKM Tanbu bekerjasama dengan Dekranasda Tanbu terus mempromosikan diberbagai kegiatan-kegiatan yang salah satunya seperti mengikuti kegiatan EXPO baik itu didalam daerah maupun keluar daerah.

Sementara itu, kepada para peserta pelatihan, Fitriyanto berharap agar peserta dapat bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan dan menyimak materi latihan yang diberikan oleh pemateri yang dari Jepara.

Adapun para peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 peserta yang terdiri dari  warga Desa Kersik Putih, Warga Desa Segumbang, dan perwakilan dari Dewan Adat Dayak (DAD).

Pelatihan dilaksanakan selama 5 (lima) hari dari tanggal 26-30 Nopember 2013 bertempat di Sanggar Seni Ukir Coretulin Pahatelok Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin.  (Relhum)

 

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|