Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:1040 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:1205 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:1044 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Seputar Tanbu

Tingkatkan Kapasitas SDM, Puluhan PNS Ikuti Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

Rabu, 17 Desember 2014 06:14 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Untuk memahami mekanisme, ketentuan serta meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pengadaan barang dan jasa, puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang bertempat di ruang rapat Sekda, Kantor Bupati Tanah Bumbu, Jl Dharma Praja No. 1, Gunung Tinggi, Rabu (17/12).

Bimtek tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai upaya Pemkab untuk mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa secara transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Adapun tujuan dari dilaksanakannya Bimtek tersebut yaitu untuk memperdalam Perpres no 54 Tahun 2010 beserta perubahannya dan Perpres no 70 tahun 2012 beserta aturan yang mengiringi. Berdasarkan tujuan tersebut Pemkab menghadirkan dua orang nara sumber yang berasal dari Tim Penyidik Polda Kalsel yaitu AKP Setyo dan BRIPKA Andi Kohar.

Dalam materinya BRIPKA Andi Kohar menjelaskan bahwa dalam pengadaan barang/jasa fakta menunjukan telah banyak terjadi baik dari sisi pengguna maupun sisi penyedia tersangkut kasus korupsi, mulai dari tersangka, terdakwa maupun terpidana.

Disampinmg itu Andi Kohar juga menjelaskan tindak pidana dalam pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki titik rawan penyimpangan yang bisa terjadi pada tahap perencanaan pengadaan, seperti adanya indikasi penggelembungan anggaran atau mark-up, pelaksanaan pengadaan yang diarahkan, rekayasa penyatuan dan/atau memecah-mecah dengan maksud Kolusi, Korupsi maupun Nepotisme yang dapat merugikan negara.

Beliau juga menjelaskan tentang tugas pokok Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yaitu meliputi penyusunan perencanaan pengadaan barang/jasa, menetapkan paket-paket pekerjaan, menetapkan dan mengesahkan harga perkiraan sendiri (HPS). Adapun persyaratan untuk menjadi PPK harus memiliki integritas moral, disiplin tinggi, tanggung jawab dan kualifikasi teknis serta manajerial untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya. Dan PPK bertanggunng jawab dari segi administrasi, fisik, keuangan, dan fungsional atas pengadaan barang/jasa yang dilaksanakannya.

 

Dishubkominfo Buat Sinetron Mini Bertema Maju Desaku

Senin, 15 Desember 2014 00:00 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Tanah Bumbu membuat  Sinetro mini yang berjudul "Maju Desaku" guna mengawal program Rp. 1 milyar 1 desa, yang akan dialirkan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada Januari 2015 mendatang.

Sejumlah remaja, beberapa warga, dan pihak dishubkominfo berkumpul di kantor Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir guna melakukan pengambilan film. Film yang memasang peran utama Muhammad Zulfuad, bercerita tentang pembangunan desa yang ada dikabupaten Tanah Bumbu.

Zulfuad yang dipilih sebagai pemeran utama merasa senang karena mendapatkan peran utama meski sebelumnya ia tak pernah bermain langsung didepan kamera.

Menurut Aad Jabar selaku Sutradara yang menangani pembuatan film maju desaku mengatakan, pembuatan film tesebut sesuai dengan imbauan Bapak Bupati Tanbu Mardani. H Maming untuk generasi muda.

"Imbauan bupati agar generasi muda selalu berkarya dan tidak ada kata malas untuk kemajuan Tanah Bumbu", ujar Aad.

Lokasi yang dipilih adalah Desa Kampung Baru karena sangat mendukung dan memadai untuk pembuatan film.

Pada kesempatan yang sama, Kabid kominfo, Riza akhyari, S. Kom mengatakan bahwa pembuatan film tersebut berkaitan dengan 1 milyar 1 desa, dikarenakan pengaruh dana itu sangat banyak untuk perkembangan dan kemajuan perekonomian desa sekaligus menurutnya menggali potensi anak-anak muda daerah dalam memainkan perannya di depan kamera.

 

PHDI dan Peradah Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah

Jumat, 05 Desember 2014 01:29 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Parisada Hindu Dharma Indonesia Tanah Bumbu  (PHDI Tanbu) dan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Tanah Bumbu (Peradah Tanbu) turut berperan dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan pembangunan Sumberdaya Manusia di Kabupaten Tanah Bumbu.

Demikian dikatakan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  oleh  Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tanah Bumbu,  Drs. H.M. Id’jrai, M.Pd pada saat membuka Lokasabha ke III PHDI Tanbu dan Peradah Tanbu dalam rangka membentuk kepengurusan baru PHDI Tanbu periode 2014 – 2019 yang dilaksanakan di Hotel Putri Duyung Pagatan, Minggu (30/11) kemarin.

Untuk itu, kata H.M. Idjrai, diharap kegiatan Lokasabha ini dapat dijadikan sebagai momentum yang strategis dalam melakukan evaluasi dan koreksi sekaligus merumuskan berbagai program kerja nyata untuk kemajuan daerah.

Disisi lain, H.M. Idjrai juga mengharapkan dengan terbentuknya pengurus PHDI Tanbu periode 2014-2019 juga dapat menghasilkan program kerja yang konstruktif dalam rangka turut serta mensukseskan keberhasilan berbagai program pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua PHDI Tanbu periode 2009-2014, I Ketut Aman, SH mengatakan tujuan dari dilaksanakannya Lokasabha ke III yaitu dalam rangka membentuk kepengurusan PHDI Tanbu periode 2014-2019 sehubungan dengan telah berakhirnya masa bhakti kepengurusan PHBI Tanbu periode 2009 – 2014.

Selain itu, kata I Ketut Aman, Lokasabha juga bertujuan untuk merumuskan program kerja untuk lima tahun kedepan sekaligus pula merumuskan kegiatan ritual keagamaan masyarakat Hindu se-Kalsel.

Sedangkan, Ketua Peradah Tanbu, Wayan Sudiase mengatakan melalui Lohasabha ke III PHBI dan Peradah diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme organisasi serta dapat meningkatkan kepedulian umat Hindu dalam mewujudkan kedamaian antar umat di Tanbu.

Untuk diketahui, Organisasi PHDI Tanbu dibentuk di Desa Kerta Buwana Kecamatan Sungai Loban pada tanggal 23 Maret 2004 dengan Tujuan Organisasi untuk mewujudkan masyarakat Hindu dengan keyakinan, komitmen, dan kesetiaan yang tinggi terhadap Ajaran Agama Hindu menuju kesejahteraan lahir batin.

Sedangkan kegiatan organisasi meliputi Dharma Agama dan Dharma Negara (kewajiban pada agama dan Negara). (relhum)

 

Dishubkominfo Akan Fasilitasi Ijin Usaha TV Kabel

Jumat, 05 Desember 2014 01:25 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Tanah Bumbu akan fasilitasi perijinan televisi kabel ke Kemenkominfo, Senin (1/12/14).

Hal itu seperti dikemukakan oleh Kepala Dishubkominfo Tanah Bumbu, Eka Saprudin, di ruang kerja kantornya baru-baru tadi.

Menurut Eka, usaha televisi kabel memang mesti punya perijinan dari pihak Kemenkominfo. Selain itu pada bidang usaha ini terdapat pula peran serta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) selaku pengawas konten tayangan.

Diketahui di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu terdapat puluhan usaha di bidang penyaluran televisi kabel ke rumah-rumah warga. Diantara puluhan usaha tersebut terdapat diantaranya yang sudah memiliki perijinan dari kemenkominfo.

"Para pengusaha di bidang televisi kabel ini kami sarankan agar datang ke Dishubkominfo untuk konsultasi terkait masalah perijinan, nanti kami akan memfasilitasi terkait perijinannya," begitu yang disampaikan oleh Eka Saprudin.

Selain itu ia juga menyinggung terkait adanya Peraturan daerah (Perda) Tanah Bumbu tentang usaha penyaluran televisi kabel ini. Menurut Eka, dalam Perda tahun 2009 itu terdapat hal mengenai retribusi pemasukan ke daerah dari usaha di bidang televisi kabel.

"Retribusi ke kas daerah yang mesti dibayarkan dari oleh usaha bidang penyaluran televisi kabel dihitung per unit alat yang digunakan untuk menerima tayangan; yakni sebesar Rp 6 ribu per unit per tahun," kata Eka.

 

Kartu Ujian CPNS Banyak Yang Belum Diambil

Selasa, 02 Desember 2014 01:04 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Memasuki hari ketujuh jadwal pembagian Kartu Peserja Ujian CPNS Tahun 2014 masih banyak peserta yang belum mengambil kartu ujiannya. Hal ini disampaikan oleh Ayub Barin, S.H.I selaku Koordinator Pemberkasan dalam kepanitiaan seleksi CPNS di Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2014 ketika diwawancarai oleh Balqis Altifa yang merupakan salah satu reporter Radio Swara bersujud Kabupaten Tanah Bumbu di meja penerima berkas CPNS, Kapet Batulicin, Rabu (19/11) lalu.

Saat dikonfirmasi mengenai dengan jadwal pembagian ulang kartu peserta ujian CPNS, pihaknya belum bisa memastikan karena harus menginventarisasi jumlah peserta yang belum mengambil kartu ujiannya. Setelah itu, baru lah ditentukan jadwal dan aturan pengambilan kartu ujian tersebut. Katanya.

Sementara itu, Ilham Khairi salah seorang peserta tes CPNS untuk jenjang pendidikan SLTA sederajat yang juga merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin mengaku menyempatkan diri pulang ke Kabupaten Tanah Bumbu hanya untuk mengambil kartu ujian sesuai jadwal.

Hal itu untuk mensiasati  padatnya jadwal kuliah yang harus diikutinya.

Selain itu, Mulia mahasiswi semester lima akademi farmasi di Banjarmasin menuturkan tidak mengetahui informasi mengenai penjadwalan ulang oleh BKD.

Walau demikian, ia tetap berusaha mengambil kartu sesuai jadwal agar tidak repot untuk menunggu penjadwalan ulang pengambilan kartu peserta ujian tes CPNS tersebut.

Untuk diketahui tahun 2014 ini sebanyak 7.079 pendaftar tes CPNS dinyatakan lulus verifikasi berkas. Sesuai Pengumuman BKD Kabupaten Tanah Bumbu Nomor:800/403-FP.1/2014 pembagian kartu peserta tes ujian CPNS dijadwalkan selama delapan hari kerja dari 12 hingga 20 November 2014.

Selanjutnya, peserta yang tidak mengambil kartu pada jadwal yang telah ditentukan akan dijadwalkan ulang oleh Panitia Penerimaan Berkas Seleksi CPNS.

 

Tanah Bumbu Raih Penghargaan Nasional di Bidang IT

Jumat, 14 November 2014 00:00 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Kabupaten Tanah Bumbu baru saja mendapatkan penghargaan di tingkat Nasional pada bidang IT. Penghargaan tersebut diraih oleh Relawan TIK Kabupaten Tanah Bumbu dalam  2 kategori sekaligus, yaitu sebagai pendaftar website desa terbanyak dengan 148 desa, dan web desa terbaik tingakat Nasional atas nama Desa Batu Meranti di acara Festival Destika Award 2014 yang dilaksanakan di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, jum’at 26 September lalu.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jendral Aplikasi Informasi Kementerian Kominfo Republik Indonesia, Bambang Heru Tjahyono melalui Ketua Umum Pengelola Domain Internet Indonesia (PANDI), Andi Budimansyah yang diwakili oleh Kabid Dishubkominfo Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Saiful Fahri yang secara langsung menyerahkan kepada bapak Said Akhmad, MM selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu di acara “Serah Terima Penghargaan dan Sosialisasi Menuju Desa Informatika Berbasis Open Sources” yang digelar oleh Relawan TIK Kabupeten Tanah Bumbu, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kantor Bupati Lantai 3 Gunung Tinggi, Selasa (11/11).

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat dari masing-masing desa Kabupaten Tanah Bumbu yang secara langsung menyaksikan serah terima penghargaan destika award dan sekaligus mengikuti sosialisasi menuju desa informatika berbasis open sources yang diberikan oleh tiga orang pemateri.

Dalam acara ini Pemkab Tanbu melalui sambutannya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu, Said Akhmad, MM menyampaikan rasa terima kasih sekaligus mengucapkan selamat atas diterimanya penghargaan Desa Informatika Tahun 2014.

Terkhusus kepada Desa Batu Meranti Kecamatan Sungai Loban yang telah meraih penghargaan sebagai wesbsite desa terbaik tingkat Nasional, yang kemaren di gelar di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

“Oleh karena itu, harapan kami, selaku Pemerintah Daerah kepada 105 desa lainnya yang telah terdaftar, agar segera menyusul sebagaimana prestasi yang diraih Desa Batu Meranti sebagai website terbaik tingkat nasional.”  Katanya.

Selanjutnya dengan telah diterimanya penghargaan Destika ini pula, adalah momentum bagi Kabupaten Tanah Bumbu untuk dapat memaksimalkan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai salah satu pilar pembangunan dan menjadi solusi sistemik terhadap problem pembangunan seperti pengangguran dan kemiskinan.

“Oleh karena itu perlu adanya strategi pembangunan holistik yang didukung pola komunikasi dan desiminasi informasi publik dengan memanfaatkan T.I.K.” pungkasnya.

Pemkab juga berharap, T.I.K nantinya akan mampu membawa perubahan paradigma pembelajaran yang pada gilirannya berguna bagi peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu dalam rangka mewujudkan pembangunan generasi yang sehat, cerdas dan produktif. Tutur Pemkab. (relit)

 

Satpol PP Tanbu Tertibkan PKL

Kamis, 06 November 2014 00:00 administrator Berita - Seputar Tanbu
Cetak

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Bumbu ( Satpol PP Tanbu) melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) secara keseluruhan/ marathon tanpa terkecuali. Pasalnya kegiatan penertiban PKL yang dilakukan jajaran Satpol PP mulai pagi hingga malam hari di sepanjang jalan protokol kawasan Pasar Minggu atau Pusat Niaga Bersujud sampai kawasan Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat. Para PKL masih banyak yang bandel dan tetap berjualan di sejumlah titik jalan protokol meski kerapkali dirazia dan di ruas jalan terdapat pemberitahuan larangan berjualan di sekitaran wilayah tersebut.

"Kadang kita dibuat geram oleh ulah PKL yang tidak mau ditertibkan. Siang harinya dirazia, tapi sore harinya atau menjelang malam hari mereka kembali berjualan di sejumlah ruas jalan yang selama ini kita larang," tuntas Sekretrasi Daerah (Sekda) Said Akhmad, MM dihadapan peserta apel pagi jajaran Pemkab Tanbu.

Melalui arahan Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming, Sekda meminta agar jajaran Satpol PP Tanbu secara merathon dan rutin terus melakukan penertiban PKL, sampai akhirnya para PKL jera dan tak lagi melanggar aturan yang berlaku dengan menjual dagangan mereka di tempat-tempat yang jelas-jelas dilarang.

Dari hasil penertiban itu, Satpol PP berhasil mengamankan sejumlah gerobak tempat berjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gerobak buah serta mobil pik up milik PKL. Aksi pengamanan ini diharapkan menjadi contoh bagi PKL yang lain agar mereka tidak lagi berjualan di sembarang tempat khususnya di badan jalan atau trotoar yang dapat mengganggu kepentingan umum.

"Upaya ini kita lakukan, karena sejauh ini teguran kami tak diindahkan oleh para PKL. Terbukti masih ada diantaranya yang berjualan disejumlah titik trotoar maupun badan jalan yang sudah kami beri tanda peringatan agar tidak berjualan ditempat tersebut." Kata Herlambang selaku Ketua Satpol PP, yang memimpin aksi penertiban PKL tersebut.

Selain itu, Bupati Tanah Bumbu, Mardani H Maming mengharapkan seluruh lapisan masyarakat turut mendukung jalannya penertiban PKL demi meningkatkan kebersihan dan keindahan pusat Kabupaten Tanah Bumbu daerah yang kita cintai ini. Katanya.

Dengan tidak adanya PKL yang berjualan di sembarang tempat, kondisi kota dipastikan akan tampak bersih dan indah di setiap ruas badan jalan atau sepanjang trotoar kota.

Mardani menegaskan, keberadaan jalur  trotoar adalah untuk mempermudah lalulintas pejalan kaki. Trotoar tidak boleh digunakan sebagai tempat berjualan para PKL apalagi dimanfaatkan sebagai lahan parkir.

"Tidak selayaknya trotoar dijadikan sebagai tempat berjualan oleh para PKL. Untuk itulah mereka harus ditertibkan demi lebih meningkatkan kebersihan dan keindahan kota yang kita cintai ini." Tegasnya.

Sementara itu untuk diketahui, sudah lebih dua pekan terakhir jajaran Satpol PP Tanbu melakukan penertiban PKL secara keseluruhan/ marathon.  Program penertiban ini akan terus dilakukan dengan menyisir jalan protokol dan jalur trotoar khususnya di kawasan Kecamatan Simpang Empat sampai benar-benar dipastikan tak ada lagi PKL yang berjualan di lokasi tersebut.

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|