Fokus Tri Dharma Pembangunan

Prev Next
Realisasi Bantuan Sekolah Gratis Tahun …
Realisasi  Bantuan Sekolah Gratis Tahun 2013

Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan prasarana yang memadai disertai...

Administrator 20 Jul 2014 Hits:590 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH…
LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11

LAPORAN KHUSUS HARI JADI KABUPATEN TANAH BUMBU KE 11 Membangun Semangat Kegotongroyongan Untuk Tanah Bumbu Yang Lebih Baik Hari ini Selasa tanggal 8 April 2014 Kabupaten Berusia...

Administrator 11 Apr 2014 Hits:1049 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more
Tri Event Spektakuler di Tanah Bumbu sel…

Bulan April pada tahun ini bagi Kabupaten Tanah Bumbu merupakan PESTA AKBAR Tri Spektakuler, karena selama bulan April di Kabupaten Tanah Bumbu akan menggencarkan tiga event sekaligus diantaranya :1.    Perayaan...

Administrator 25 Mar 2014 Hits:922 Fokus Tri Dharma Pembangunan

Read more

Maju Desaku

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa

Senin, 13 Oktober 2014 02:15 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bagi aparatur, khususnya yang ada di desa-desa Kabupaten Tanah Bumbu, Pemkab Tanbu menggelar sebuah Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa yang diharapkan nantinya mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat dan warga pedesaan tentang teknis pengelolaan keuangan di desanya masing-masing.

Seperti yang kita ketahui, kebijakan pengelolaan keuangan dan alokasi dana desa (ADD) merupakan hal baru, yang memerlukan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, termasuk kepala desa dan perangkatnya.

Untuk itulah, Pemkab Tanbu menggelar sosialisasi agar aparat dan perangkat desa lainnya, dapat lebih memahami secara mendalam aturan dan petunjuk teknis, baik dalam pelaksanaan, maupun pengelolaan keuangan desa tersebut.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam sambutannya mengatakan “gagalnya pengelolaan keuangan desa, akan berdampak pada pembangunan di perdesaan, oleh karena itu dalam kesempatan ini saya meminta perhatian serius kepada para peserta sosialisasi, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya”.

Selanjutnya pada kegiatan yang dilaksanakan di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin, Rabu (08/10) kemarin, Pemkab juga menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan peningkatan efektivitas dan efesiensi penyelenggaraan pemerintahan desa, dalam pengelolaan keuangan desa dan pemberdayaan masyarakat di desa, antara lain :

Pertama, Kepada kepala desa beserta perangkatnya hendaknya mampu memahami dengan benar tentang sosialisasi kita hari ini, sehingga kemampuan dalam pengelolaan keuangan desa dan penyelenggaraan pemerintahan desa pada umumnya dapat meningkat dan lebih optimal.

Kedua, Mendorong agar terbuka kesempatan bagi segenap warga desa dalam proses pengambilan keputusan melalui proses penjaringan aspirasi, agar program-program pembangunan yang dikembangkan pemerintahan desa dan kelurahan sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat.

Dan Ketiga, melalui sosialisasi ini saya juga berharap akan mampu memotivasi seluruh aparat desa, agar penataan managemen pemerintahan di desa bisa lebih baik, efektif dan efesien, transparan serta akuntabel.

“Sehingga dengan demikian diharapkan proses penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat dapat menjadi lebih optimal dan berhasil serta berdaya guna”, tutupnya.

 

Pemkab Tanbu Lantik 11 BPD di Kecamatan Sungai Loban

Minggu, 31 Agustus 2014 10:54 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melantik 11 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diwilayah Kecamatan Sungai Loban Kabupaten Tanbu, Kamis (28/8) kemaren.

Acara berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Sungai Loban dihadiri oleh beberapa unsur Muspika Kecamatan berserta masyarakat yang turut menyaksikan prosesi pelantikan tersebut.

Dari 11 Desa yang di lantik meliputi :
1.    Desa Sebamban Lama
2.    Desa sebamban Baru
3.    Desa Kerta Buana
4.    Desa Tri Martani
5.    Desa Batu Meranti
6.    Desa Tri Mulya
7.    Desa Sungai Dua Luat
8.    Desa Marga Mulya
9.    Desa Sungai Loban
10.    Desa sari Utama
11.    Desa Marga Utama.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs.H.M Ijrai mengatkan, Ketua dan anggota BPD yang dilantik merupakan wakil masyarakat yang dipilih mewakili masyarakat, untuk duduk dalam badan permusyawaratan Desa.

Dimana BPD merupakan bagian dari Pemerintahan Desa yang merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa yang berfungsi menetapkan peraturan Desa serta berupaya menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa.

“Dengan demikian maka pemerintahan Desa dituntut untuk mampu menumbuhkankembangkan partisifasi dan peranserta masyarakat dalam proses pemerintahan serta pembangunan.”ujarnya.

Ijrai menambahkan, sebagai unsur pemerintahan Desa, Kepala Desa dan BPD merupakan mitra, untuk menunjang hal tersebut. Kepala Desa dan BPD diharapkan dapat membangun komunikasi yang harmonis, sekaligus bersinergi dengan tetap dan terus melakukan koordinasi maupun konsultasi, serta bekerjasama dalam penyelenggaraan pemerintahan , pelaksanaan pembangunan, serta pembinaan kemasyarakatan di Desa.

Untuk menunjang proses penyelenggaraan pemerintahan Desa, Pemkab Tanah Bumbu terus memperhatikan terhadap kesejahteraan aparatur Desa.

Adapun rencana Pemkab Tanah Bumbu dalam peningkatan kesejateraan terhadap aparatur Desa  sudah mendapat persetujuan dari DPRD Tanah Bumbu, maka dalam tahun ini para aparatur sudah mendapatkan atas keanaikan insentif tersebut.

“Atas kenaikan insentif tersebut tentunya memilki konsekwensi moril dan komitmen atas kinerja yang diharapkan pemerintah daerah dalam artian peningkatan kesejahteraan yang sudah diperjuangkan harus disertai dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,”ungkapnya.

 

Paten Gratis Untuk Masyarakat Kecamatan Kusan Hilir

Rabu, 27 Agustus 2014 01:18 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

Mulai Maret 2014 Pemerintah Kecamatan Kusan Hilir telah memberikan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) kepada warganya.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dan Keputusan Menteri Dalam Negeri, Nomor 138-270 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten).

Kabupaten Tanah Bumbu juga telah melaksanakan pelayanan tersebut di beberapa Kecamatan. Di awali dari Kecamatan Kusan Hulu, Kecamatan Satui, dan menyusul Kecamatan Kusan Hilir.

Eryanto Rais, M.M, selaku Camat Kusan Hilir menyatakan dalam program Paten ini, Kecamatan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengurus berkas, baik yang berupa perizinan, maupun non perizinan. Adapun jenis perizinan yang dilimpahkan kepada camat sesuai Perbup No. 3 Tahun 2012, meliputi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dengan luas maksimal 200 meter persegi, izin gangguan untuk usaha yang berdampak lingkungan kecil, izin membuka usaha salon skala kecil, izin membuka usaha rumah makan, izin reklame, Izin Usaha Perdagangan (IUP) skala kecil dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Sedangkan untuk non perizinan meliputi rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di atas 200 meter persegi, rekomendasi izin gangguan untuk usaha yang berdampak lingkungan sedang dan besar, rekomendasi surat pengantar pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), rekomendasi surat keterangan pendaftaran penduduk sementara, rekomendasi surat pengantar keterangan pindah, merekomendasikan proposal yang diajukan masyarakat, rekomendasi pengantar pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), rekomendasi survei penelitian, dan rekomendasi lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ia juga mengatakan program ini dilaksanakan dalam rangka mendekatkan pelayanan dan mempermudah masyarakat dalam melakukan pengurusan berkas karena masyarakat tidak perlu repot untuk datang ke dinas yang bersangkutan.

Selain itu, bagi warga yang ingin membayar retribusi IMB dan lainnya cukup menyetorkan ke bendahara penerima yang sudah ditempatkan di kecamatan. Hal ini tentu akan memberikan efisiensi waktu dan biaya bagi masyarakat.

Eryanto juga menegaskan bahwa pelayanan dalam Paten ini diberikan secara gratis tanpa ada pungutan biaya. Tegasnya.

Menurut keterangan Eryanto, untuk Kecamatan Kusan Hilir antusiame masyarakat dalam memanfaatkan Paten ini sudah bagus, khususnya mereka yang ingin mengurus izin tempat usaha dan perpanjangan izin usaha.

Hal ini terlihat dari jumlah warga yang datang, yaitu sekitar 5 hingga 10 orang perharinya untuk melakukan pengurusan tersebut.

“Sebagai Camat Kusan Hilir yang baru, saya berharap agar masyarakat benar-benar merasa terbantu dengan adanya Paten yang dapat mempermudah baik dari segi aksesibilitas, mobilitas, dan efektivitasnya,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat Kusan Hilir agar tidak segan dan malu untuk datang ke kecamatan. Pihaknya juga terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan keramahan petugas kepada masyarakat.

 

Kades dan BPD Diminta Dapat Menjadi Salah Satu Motor Penggerak Kemandirian Desa

Jumat, 18 Juli 2014 00:00 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam sambutannya pada saat acara pelantikan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Desa Kersik Putih yang dilaksanakan pada hari Senin 14 Juli 2014 menjelaskan bahwa setiap ketua BPD yang di lantik, adalah merupakan wakil masyarakat yang telah dipilih mewakili masyarakat untuk duduk dalam badan permusyawaratan desa, yang juga sebagai bagian dari pemerintahan desa, sekaligus merupakan lembaga perwujudan demokrasi, dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Sedangkan para anggota BPD yang di lantik itu merupakan wakil dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah.

Pemerintah meminta perhatian secara khusus kepada para peserta, agar dapat bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, serta penuh tanggungjawab sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pemerintah berharap Kades dan BPD dapat menjadi mitra yang solit serta membangun komunikasi yang harmonis, sekaligus bersinergi dengan tetap dan terus melakukan koordinasi maupun konsultasi, serta bekerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan di desa.

Selanjutnya dalam rangka pelaksanaan Alokasi Dana Desa (ADD), di harapkan dapat mengikuti dan menjalankan seluruh prosedur serta mekanisme pengelolaan keuangan ADD, sehingga pelaksanaannya dapat lebih efektif, transparan dalam penggunaan keuangan, serta pengelolaannya dapat dipertanggung jawabkan secara baik dan benar sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Serta mampu menggalakkan upaya pemberdayaan seluruh komponen yang ada di desa, baik kelembagaan kemasyarakatan maupun warga masyarakat desa secara keseluruhan, sehingga dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam mendorong terwujudnya kemandirian desa, baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi dalam kerangka strategi pembangunan daerah.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan
selamat dengan diiringi harapan, semoga pelantikan Badan Permusyarawatan Desa kali ini mampu meningkatkan mutu pelayanan dan optimalisasi kinerja aparat desa secara profesional serta berkualitas.

 

Teknologi Tepat Guna Diharapkan Dapat Memecahkan Berbagai Persoalan yang Dihadapi Oleh Masyarakat

Kamis, 19 Juni 2014 14:36 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

Seperti kita ketahui jumlah penggunaan teknologi tepat guna oleh masyarakat hingga saat ini terus meningkat dan berkembang.Realita ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan dan penggunaan teknologi tepat guna dikalangan masyarakat sudah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Oleh karena itu, BPMPD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar suatu Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2014 yang di langsanakan pada hari Senin, 09 Juni 2014 lalu, di Aula Mahligai Bersujud (Kapet) Kec. Simpang Empat Kab. Tanah Bumbu.

Pergelaran ini bertujuan untuk menyeleksi atau memilih mereka yang nantinya akan di jadikan peserta mewakili kabupaten tanah bumbu dalam acara “Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG)” Nasional Ke-16 di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur.

Pergelaran ini mendapatkan dukungan dan respon positif dari pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Namun Pemerintah menginginkan penerapan dan pengembangan teknologi tepat guna tersebut senantiasa berbasis pada kebutuhan masyarakat, potensi dan kearifan lokal, dengan mengacu pada nilai-nilai sosial budaya yang berakar pada adat istiadat dan syariat.

Dengan demikian diharapkan kepada para penemu/pengembang, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, akademisi, lembaga-lembaga peneliti, maupun pemerhati Teknologi Tepat Guna, harus secara inovatif merancang-bangun Teknologi Tepat Guna yang berkemampuan untuk dapat memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Pemerintah Daerah berharap melalui pelaksanaan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2014 ini, mampu menjaring ide-ide kreatif dan inovatif yang merangsang keinginan masyarakat untuk menemukan TTG, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi, instansi pemerintah, swasta dan lainnya, guna menghasilkan produk inovasi TTG dan menjaring hasil teknologi yang dapat memacu percepatan pengembangan dunia usaha.

Sehingga proses adopsi dan inovasi teknologi dapat menumbuh-kembangkan industri kecil dan menengah, yang pada akhirnya bermuara pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menambah pendapatan asli daerah.

Lomba Inovasi ini juga diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu barometer terhadap kemajuan TTG yang telah dikembangkan di kalangan masyarakat.

Demi  kelanjutan pelaksanaan Lomba Inovasi ini pemerintah meminta kepada semua unsur-unsur terkait yang membidangi program penerapan dan pengembangan TTG di Kabupaten Tanah Bumbu agar dapat membuat terobosan-terobosan baru dengan memperbanyak melakukan penelitian, rancang-bangun dan inovasi-inovasi baru sehingga akan muncul TTG yang berkualitas unggul dari hasil karya cipta masyarakat.

 

Tanbu Anggarkan ADD Sebesar Rp 29 Milyar

Kamis, 03 April 2014 06:32 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu)  menganggarkan dana ADD (Alokasi Dana Desa) sebesar Rp 29,282,320,582 untuk tahun 2014 ini.

Anggaran ADD sebesar itu di proyeksikan bagi upaya pemerintah daerah untuk mendorong percepatan dinamika pembangunan daerah khususnya di wilayah perdesaan.

Secara simbolis, penyerahan dana ADD telah dilakukan Bupati Tanbu Mardani H. Maming kepada 10 perwakilan pemerintah desa, Kamis (20/2) lalu di Mahligai Bersujud, Kapet Batulicin.

Mardani menyebutkan, anggaran ADD yang digulirkan pemerintah daerah untuk tahun 2014 ini jumlahnya lebih besar dari realisasi tahun lalu yang hanya sekitar Rp24.000.000.020. Lonjakan anggaran ADD ini ungkap Mardani tak terlepas dari komitmen pemerintah daerah yang akan terus berupaya untuk mempercepat proses dinamika pembangunan daerah di wilayah perdesaan, sekaligus pula diarahkan bagi upaya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Seperti  halnya realisasi pada tahun sebelumnya sambungnya, besaran anggaran ADD yang akan diserahkan ke masing-masing desa di Tanbu juga bervariasi, di mana ketentuan ini didasarkan pada azas pemerataan dan azas berkeadilan.

“Fakta bahwa kemajuan pembangunan desa yang satu dengan desa lainnya berbeda-beda, termasuk juga kemampuan ekonomi dan potensi desa yang beragam menjadi dasar penetapan besaran anggaran ADD yang bervariasi”, sebut Mardani sembari menambahkan, ada beberapa variabel penentu yang menjadi dasar bervariasinya anggaran ADD yang diterima masing-masing desa.

Variabel itu meliputi, luas wilayah, jumlah penduduk, ketersediaan sarana dan prasarana desa, keterjangkauan wilayah desa dengan pusat-pusat pelayanan publik seperti fasilitas kesehatan masyarakat, lembaga pendidikan dan sejumlah sarana pelayanan publik lainnya, serta keterjangkauan dan rentang kendali pelayanan administrasi pemerintahan desa, kecamatan dan kabupaten.

Untuk diketahui, 10 desa yang secara simbolis telah menerima dana ADD dari Bupati Mardani H. Maming yakni Desa Harapan Jaya Kecamatan Kusan Hulu, Desa Penyolongan Kecamatan Kusan Hilir, Desa Maju Makmur Kecamatan Batulicin, Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui, dan Desa Sumber Sari Kecamatan Sungai Loban.

Selanjutnya, Desa Sungai Dua, Kecamatan Simpang Empat, Desa Batulicin Irigasi Kecamatan Karang Bintang, Desa Sido Mulyo Kecamatan Mantewe, Desa Karang Indah Kecamatan Angsana, dan Desa Karang Intan Kecamatan Kuranji.

Sesuai petunjuk teknis (juknis) yang sudah ditetapkan pemerintah daerah beber Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Tanbu H.Superiadi melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa Ayatullah Chotim, penyaluran dana ADD oleh pemerintah daerah diarahkan untuk membiayai seluruh program pemerintahan desa dalam upaya  pemberdayaan masyarakat, sekaligus sebagai implementasi program peningkatan pelayanan publik perdesaan, sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok serta fungsi dari pemerintahan desa sebagai mana diamanatkan oleh  UU Nomor : 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Desa.

“Dana ADD ini juga diproyeksikan untuk meningkatkan SDM aparatur pemerintahan desa dalam mengelola sistem administrasi lembaga kemasyarakatan desa khususnya yang menyangkut teknik pengolahan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan di desa dengan lebih mengedepankan pemerataan kesempatan kerja bagi masyarakat”, ungkap Ayatullah.

Dalam tatanan implementatif, sambungnya, penyaluran dana ADD ini juga merupakan implementasi dari PP Nomor : 72 Tahun 2005 tentang  Desa, Permendagri Nomor: 37 Tahun 2007 tentang Sistem Pengelolaan Keuangan Desa, Perda Kabupaten Tanbu Nomor : 2 Tahun 2008 tentang Keuangan Desa, Perbup Nomor :  6 Tahun 2011 tentang ADD, serta Keputusan Bupati Tanbu Nomor : 188.45/47/BPMPD/ 2014 tentang Penetapan Jumlah ADD dan Bantuan Keuangan Kepala Desa Tahun Anggaran 2014.

“Dan untuk diketahui, bahwa penyaluran dana ADD tahap pertama yang diserahkan secara simbolis dan menyusul semua desa dalam wilayah Kabupaten Tanah Bumbu masih sebesar 50 persen dari pagu masing-masing desa,”, pungkas Ayatullah. (Relhum).

 

Aparatur Desa Harus Mampu Meningkatkan Kinerja

Jumat, 07 Maret 2014 01:52 administrator Berita - Maju Desaku
Cetak

BATULICIN - Seluruh jajaran pemerintahan desa di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) diharapkan mampu meningkatkan kinerja personilnya demi menyongsong perubahan dan tuntutan manajemen pelayanan publik yang lebih baik di masa-masa yang akan datang.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tanbu, Mardani H. Maming melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt Sekretaris Daerah (Sekda), Said Akhmad pada acara Pelatihan Manajemen Pemerintahan Desa di Mahligai Bersujud, Kapet, Batulicin, Senin(25/11) pekan tadi.

"Kami berharap jajaran aparatur pemerintahan mulai dari kepala desa dan seluruh jajarannya dapat segera menyiapkan diri untuk meningkatkan kapasitas kinerja dan profesionalisme serta pengetahuan guna menyongsong penguatan kelembagaan pemerintah sesuai semangat perubahan," katanya.

Dikatakan Mardani, pelatihan manajemen pemerintahan desa yang digelar pemerintah daerah melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor : 72 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Desa, menjadi salah satu solusi penting dalam mengupayakan peningkatan kualitas SDM aparatur pemerintahan desa.

"Dengan begitu, harapan kita bersama untuk mewujudkan tatanan pemerintahan desa yang profesional dan mampu memberikan pelayanan publik secara maksimal dapat tercapai", terang bupati.

Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) Tanbu, Ikhsan Budiman menegaskan pelatihan manajemen pemerintahan desa yang digelar pihaknya dalam dua tahap tersebut berisikan materi terkait  manajemen kepemimpinan, dengan mengkhususkan  Kepala Desa (Kades) jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai peserta pelatihan, dan tahap kedua materi pelatihan terkait dengan manajemen dan sistem pengelolaan keuangan desa yang diikuti oleh seluruh Sekretaris Desa (Sekdes) dan Sekretaris Lurah.

Kedepan imbuh Ikhsan, para peserta pelatihan yang notabene merupakan aparatur pemerintahan desa kedepanya diharapkan mampu menjadi agen perubahan dari dinamika pembangunan di desa, sekaligus menjadi motor penggerak fungsi-fungsi kelembagaan yang ada di desa.

"Langkah konstruktif yang kita tempuh yang salah salah satunya melalui pelatihan itu juga merupakan tindaklanjut atau respon kita terhadap rencana kebijakan pemerintah pusat yang akan memberikan otonomi khusus terhadap pemerintahan desa untuk mengelola keuangan sendiri dari dana APBN.

Sehingga beber Ikhsan lagi, seluruh jajaran aparatur pemerintahan desa dan BPD diharapkan lebih mampu menjalankan sistem menajemen kepemimpinan, pengelolaan keuangan dan manajemen administrasi pemerintahan desa yang didalamnya mengandung esensi peningkatan kualitas fungsi-fungsi pelayanan publik.

"Undang-undang otonomi tersebut sudah di gagas pemerintah pusat. Kalau sudah ditetapkan kemungkinan 2014 akan segera dilaksanakan," sambungnya.

Melalui otonomi tersebut, jelas Ikhsan, pemerintah desa diberi kewenangan sendiri  untuk mengelola anggaran sebesar 10 persen atau sekitar Rp1 miliar dari dana APBN secara keseluruhan.

Realisasi rencana kebijakan pemerintah pusat itu memerlukan kesiapan SDM personil pengelola administrasi desa, karenanya dengan pembekalan pelatihan dan hal esensial lainnya yang memberikan manfaat peningkatan SDM personil aparatur pemerintahan desa.

"Itulah sebabnya kenapa pelatihan ini penting dilaksanakan. Selain untuk meningkatkan kualitas kerja pemerintah desa juga untuk menyiapkan teknis pengelolaan keuangan yang lebih baik saat kebijakan otonomi desa diimplementasikan nantinya," katanya. (Relhum)

 

<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

|:. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .:|