TNI, Polri dan Pemda Perkokoh Sinergitas Hadapi Pilpres dan Pileg 2019

Sumber : mc.tanahbumbukab.go.id/ Tanggal : 2018-10-12

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk meningkatkan sinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu menjelang pelaksanaan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif Tahun 2019.

Rakor digelar di Gedung Mahligai Bersujud, Kapet Batulicin pada Kamis (11/09).

Acara tersebut dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Dandim 1022 Tanah Bumbu, Kapolres Tanah Bumbu, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Babinsa, Babinkamtibmas, Para Camat dan Kepala Desa.

IMG-20181011-WA0002

Dandin 1022 Tanah Bumbu, Letkol Bintarto Joko Yulianto, mengatakan, melalui sinergitas tiga pilar ini, kami yakin dan percaya kita bersama dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya.

IMG-20181011-WA0001

“Hal-hal yang berpotensi menjadi suatu acaman, gangguan maupun hambatan terhadap pelaksanaan kegiatan Pileg dan Pilpres 2019 nanti dapat kita atasi bersama dan kita redam dari level yang paling kecil sehingga tidak menjadi sebuah konflik yang lebih besar,” ujarnya.

Bintarto menambahkan, melalui rakor ini diharapakan komponen tiga pilar mendapakan pencerahan dan tambahan ilmu dari Bawaslu dan KPU sehingga tidak ragu-ragu dalam bertindak di lapangan.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Kus Subiantoro menyampaikan, peran tiga pilar di Kabupaten Tanah Bumbu ini berada pada posisi terdepan dalam menghadapi Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif pada tahun 2019 nanti.

IMG-20181011-WA0000

“Kami mengharapakan bantuan dari semua pihak dalam memberikan informasi tentang pengamanan dan keamanan di wilayah Tanah Bumbu,” ujarnya

Kus Subiantoro menambahkan, tanggal 23 September 2018 sampai 13 April 2019 sudah masuk masa kampanye, sehingga kita harus melaporkan ke posko masing-masing tentang kegiatan kampanye yang ada di wilayah masing-masing.

Bupati Tanah Bumbu, H. Sudian Noor dalam sambutannya menjelaskan, tiga pilar di Tanah Bumbu bersama-sama akan terus bersinergi untuk menekan potensi konflik saat Pilpres dan Pileg dengan memetakan beberapa daerah-daerah yang memiliki kerawanan khususnya di wilayah Tanah Bumbu.

“Pesta demokrasi ini adalah kegembiraan, jangan sampai pesta demokrasi ini menjadikan kita saling bermusuhan hanya karena beda pilihan,” ujarnya.

Sudian Noor menambahkan, upaya ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas yang selama ini sudah terjalin baik di Tanah Bumbu.

“Selain itu, untuk mengantisipasi adanya potensi konflik selama Pilpres dan Pileg 2019 ada banyak hal yang harus dilakukan oleh tiga pilar tersebut, diantaranya memerangi berita “HOAX”.

Sudian Noor menjelaskan, berita Hoax bisa menimbulkan dampak yang luar biasa. Banyak terjadi kericuhan yang diakibatkan berita hoax yang terlajur dipercayai masyarakat.

“Saya mengharapkan kesolidan seluruh komponen tiga pilar sehingga saat Pileg dan Pilpres 2019 berlangsung, Tanah Bumbu tetap aman dan damai,” tutupnya. (adi)